Kampung Siaga Bencana Lea-Lea Menjadi Basis Mitigasi Warga
- 10 Apr 2026 12:34 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Pemerintah Kota Baubau memperkuat mitigasi bencana berbasis masyarakat melalui pengukuhan dan simulasi uji SOP Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kecamatan Lea-Lea yang digelar di Kantor Camat Lea-Lea, Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini juga dihadiri langsung Tenaga Ahli Wakil Menteri Sosial RI beserta Tim.
Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau, Siti Amalia Abibu, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari perubahan paradigma penanggulangan bencana, dari yang semula berfokus pada penanganan darurat menjadi penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat. Kegiatan ini adalah langkah menekan risiko tsunami di wilayah pesisir dan potensi banjir di kawasan kota.
“Pengurangan risiko bencana tidak bisa hanya mengandalkan penanganan saat kejadian, tetapi harus dimulai dari kesiapsiagaan dan keterlibatan aktif masyarakat melalui wadah seperti Kampung Siaga Bencana,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Amalia menjelaskan, Kota Baubau memiliki indeks risiko bencana yang tinggi di Sulawesi Tenggara, terutama potensi tsunami di kawasan pesisir seperti Kecamatan Wolio, Batupoaro, dan Lealea, serta ancaman banjir dengan tingkat risiko bervariasi. Kondisi ini menuntut adanya langkah mitigasi yang terstruktur dan berkelanjutan.
Melalui program KSB, masyarakat diberikan pelatihan dan sosialisasi terkait kesiapsiagaan bencana, termasuk pembentukan posko siaga serta penguatan kapasitas warga dalam merespons kondisi darurat. Selain itu, disiapkan pula lumbung sosial yang berfungsi sebagai gudang logistik dan shelter darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak secara cepat.

Menurutnya, keberadaan KSB bukan untuk menimbulkan kekhawatiran, melainkan sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan dini. Ia menekankan bahwa pertolongan pertama saat bencana seringkali datang dari lingkungan terdekat, sehingga kekompakan warga menjadi kunci utama.
“Kami berharap Kampung Siaga Bencana tidak hanya aktif di awal, tetapi terus berkelanjutan menjadi motor kesiapsiagaan di lingkungan masyarakat,” tambahnya.
Program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Sosial RI dan Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, dengan Kecamatan Lea-Lea sebagai wilayah penyangga bagi kecamatan sekitarnya seperti Bungi, Kokalukuna, dan Sorawolio.
Pemerintah daerah menilai, penguatan kapasitas masyarakat melalui KSB menjadi langkah strategis dalam membangun lingkungan yang tangguh, aman, dan responsif terhadap potensi bencana di masa mendatang.
Peserta kegiatan melibatkan relawan KSB dari masyarakat Kecamatan Lealea, pelajar dari SMP Negeri 8 Baubau dan SMA Negeri 5 Baubau, serta anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana). Seluruh kegiatan didanai melalui anggaran Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Melalui penguatan ini, Pemerintah Kota Baubau menargetkan sistem penanggulangan bencana yang lebih tangguh, responsif, dan berbasis partisipasi masyarakat sebagai garda terdepan dalam menghadapi potensi bencana di wilayahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....