Panen Padi Sawah, Pemkab Busel Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan
- 06 Apr 2026 14:50 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton Selatan - Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) menggelar panen padi sawah perdana tahun 2026 di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sampolawa, Senin, 6 April 2026 sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya daerah dalam mendukung program nasional Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan.
Di lahan kurang lebih tiga hektare, varietas unggul seperti Inpari 42, Muldoko, dan MR219 menghasilkan sekitar 4 hingga 5 ton gabah kering panen. Capaian ini menjadi indikator awal bahwa potensi pertanian di Buton Selatan terus bergerak ke arah yang lebih produktif.
Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios, menyebut hasil tersebut sebagai buah dari sinergi antara petani, penyuluh, dan pemerintah daerah.
"Keberhasilan ini tentu tidak
lepas dari sinergi yang baik
antara pemerintah daerah,
penyuluh pertanian, serta para petani sebagai ujung tombak sektor pertanian," ujarnya.

Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam meningkatkan produktivitas melalui optimalisasi lahan, penerapan teknologi pertanian, serta penguatan kelembagaan petani.
Panen ini juga diposisikan sebagai bagian dari kontribusi daerah dalam mendukung program nasional cetak sawah 3 juta hektare. Dengan potensi yang dimiliki, Buton Selatan dinilai memiliki peluang besar dalam memperkuat ketahanan pangan.
"Kita harus memanfaatkan lahan yang ada secara optimal, menerapkan teknologi pertanian yang tepat guna, serta memperkuat kelembagaan petani," tambahnya.
Pemerintah daerah, lanjut Adios, akan terus memberikan dukungan melalui penyediaan sarana dan prasarana, pendampingan, serta program pemberdayaan bagi petani.
"Semoga kegiatan
panen ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi
motivasi untuk terus
meningkatkan produksi
pertanian di Kabupaten Buton
Selatan," harapnya.
Panen padi sawah juga dihadiri Ketu TP PKK, jajaran instansi vertikal, Kepala OPD, Forkopimcam, tohoh masyarakat dan masyarakat tani setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....