Messi Tutup Karier Internasional dengan Penghormatan dari Rekan dan Fans

  • 07 Okt 2026 11:22 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Lionel Messi menutup perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina dalam suasana penuh haru. Pertandingan melawan Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, menjadi penampilan terakhir Messi bersama La Albiceleste setelah lebih dari dua dekade membela negaranya.

Dilansir dari Reuters, laga tersebut tidak sekadar menjadi pertandingan persahabatan. Lebih dari 85 ribu penonton memenuhi stadion untuk memberikan penghormatan kepada pemain yang telah membawa Argentina meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk Piala Dunia dan dua Copa America.

Sebelum pertandingan berlangsung, sejumlah mantan dan rekan setim Messi menyampaikan pesan khusus. Neymar, yang pernah bermain bersama Messi di Barcelona dan Paris Saint-Germain, menilai kontribusi Messi telah melampaui batas Argentina dan memberikan pengaruh besar terhadap dunia sepak bola.

"Ini bukan hanya Argentina yang berterima kasih kepadamu, dunia juga berterima kasih atas semua yang telah kamu lakukan untuk sepak bola," ujar Neymar.

Neymar juga mengenang pengalamannya bermain bersama Messi dan mengaku mendapat banyak inspirasi dari pemain asal Rosario tersebut.

"Terima kasih karena telah membuat saya semakin mencintai sepak bola. Merupakan suatu kehormatan bagi saya pernah bermain melawanmu dan terlebih lagi bisa menciptakan sejarah bersamamu."

Pengaruh Messi juga dirasakan Rodrigo De Paul. Gelandang yang merupakan sahabat dekat Messi sekaligus rekan setimnya di Inter Miami itu menyebut hubungan mereka tidak sebatas sepak bola.

"Dia membuat saya berkembang bukan hanya sebagai pesepak bola, tetapi juga sebagai pribadi. Saya menjadi orang yang lebih baik, manusia yang lebih baik, atlet yang lebih baik, ayah yang lebih baik, dan teman yang lebih baik," kata De Paul.

De Paul mengatakan Messi telah menjadi sosok yang sangat dekat dalam kehidupannya.

"Saya ingin mengatakan kepadanya bahwa saya mencintainya. Dia tahu bahwa dia adalah saudara saya dan bahwa dia memiliki hati yang luar biasa."

Mantan pemain Argentina, Angel Di Maria, juga menyebut perpisahan tersebut sebagai momen yang sulit. Menurutnya, kebahagiaan Messi setelah memberikan seluruh kemampuannya untuk Argentina menjadi hal yang membuat orang-orang di sekitarnya ikut bangga.

"Melihatnya begitu bahagia, dan dengan ketenangan karena mengetahui bahwa dia telah memberikan segala yang dia miliki, itulah yang membuat kami semua bahagia," ujar Di Maria.

"Ini akan menjadi hari yang sangat istimewa bagi semua orang. Saya berterima kasih kepadanya seumur hidup."

Suasana serupa terlihat di luar Stadion Monumental. Para pendukung Argentina datang dengan membawa atribut Messi dan nomor punggung 10. Sebagian di antaranya bahkan tidak mampu menahan tangis ketika menyaksikan sang kapten menjalani pertandingan terakhirnya bersama tim nasional.

Salah seorang penggemar, Jose Garracedo, mengaku datang khusus untuk menyaksikan momen tersebut meski harus menerima kenyataan bahwa Messi tidak akan lagi tampil untuk Argentina.

"Saya menangis karena bisa datang dan melihat Messi dalam pertandingan terakhirnya, dan juga karena sedih mengetahui bahwa dia tidak akan berada di sini lagi," katanya.

"Dia berjuang untuk seragam ini, untuk semua yang dituntut darinya. Dia tahu bagaimana bertahan pada jalurnya, menikmatinya dan terus mengatakan bahwa dia akan berjuang untuk ini."

Bagi Isaias Zenas, pengaruh Messi bahkan dirasakan dalam kehidupan masyarakat Argentina. Mahasiswa kedokteran berusia 27 tahun itu menilai keberhasilan Messi bersama tim nasional telah memberikan kebahagiaan bagi masyarakat di tengah berbagai persoalan yang dihadapi negaranya.

"Beberapa kebahagiaan terakhir yang kami rasakan sebagai rakyat Argentina adalah berkat dia," ujarnya.

"Semua trofi yang dia bawa kepada kami, di tengah kondisi ekonomi negara yang buruk, orang-orang yang sedang berjuang memiliki tempat berlindung dalam sepak bola. Bagaimana mungkin kami tidak datang pada saat seperti ini untuk mengucapkan selamat tinggal kepadanya?"

Messi meninggalkan Timnas Argentina dengan catatan yang sulit disamai. Sebelum laga terakhirnya, ia telah mencatat 125 gol dan 68 assist untuk negaranya. Ia juga menjadi bagian penting dari keberhasilan Argentina meraih Piala Dunia serta dua gelar Copa America.

Dalam laga perpisahannya, Messi kembali menunjukkan perannya dengan mencetak satu gol dan memberikan dua assist dalam kemenangan Argentina 3-0 atas Benin. Ia pun mengakhiri karier internasional sebagai pemain dengan penampilan terbanyak untuk Argentina, yakni 208 pertandingan, sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional.

Di tengah seluruh penghormatan tersebut, Messi menyampaikan pesan singkat yang menggambarkan ketenangan setelah menuntaskan perjalanan panjang bersama negaranya.

"Saya pergi dengan damai. Saya telah memberikan segalanya."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....