Liberal Demokrat Desak Burnham Ungkap Hubungan dengan Man City
- 03 Okt 2026 15:13 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Partai Liberal Demokrat Inggris meminta Perdana Menteri Andy Burnham menjelaskan secara terbuka hubungan komunikasinya dengan pihak yang memiliki keterkaitan dengan Manchester City. Permintaan tersebut disampaikan setelah komentar Burnham mengenai klub menjadi sorotan menyusul putusan komisi independen terkait pelanggaran aturan finansial Liga Premier.
Dilansir dari Reuters, Anna Sabine, juru bicara Liberal Demokrat untuk bidang budaya, media, dan olahraga, menyampaikan permintaan tersebut melalui surat kepada Burnham. Ia meminta rincian mengenai pertemuan maupun komunikasi yang pernah dilakukan dengan pemilik City, perwakilan Abu Dhabi, serta pihak yang berhubungan dengan pemerintah Uni Emirat Arab.
Desakan itu berkaitan dengan pernyataan Burnham mengenai masa depan kepemilikan Manchester City. Sebelumnya, Burnham mengaku khawatir apabila pemilik klub tersebut memilih menjual kepemilikannya.
Burnham pernah memimpin Greater Manchester sebagai wali kota sejak Mei 2017 sampai Juni 2026. Dalam pernyataannya, ia menggambarkan pemilik Manchester City sebagai pihak yang memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan Manchester.
Ia menyebut pemilik klub tersebut sebagai "mitra besar dalam pembangunan Manchester modern" dan mengatakan mereka berperan "dalam mengubah klub menjadi kekuatan global".
Komentar tersebut kemudian mendapat tanggapan dari pihak oposisi. Liberal Demokrat menilai masyarakat perlu memperoleh kejelasan mengenai hubungan antara Burnham dan pihak yang terkait dengan Manchester City.
"Para penggemar sepak bola di seluruh negeri berhak mengetahui bahwa aturan berlaku untuk semua orang, tidak peduli seberapa kaya dan berkuasanya mereka," kata Sabine.
Sabine mempertanyakan alasan Burnham memberikan pernyataan yang mendukung pemilik klub tidak lama setelah komisi independen mengeluarkan putusan terhadap Manchester City.
"Ketika perdana menteri dengan cepat membela pemilik sebuah klub hanya beberapa jam setelah putusan diumumkan, masyarakat berhak mempertanyakan seperti apa hubungan mereka."
Ia kemudian meminta seluruh pertemuan dan komunikasi Burnham dengan pihak-pihak terkait diungkap kepada publik, termasuk fasilitas atau jamuan yang mungkin pernah diterima selama menjabat sebagai wali kota.
"Andy Burnham harus berterus terang dan mempublikasikan rincian setiap pertemuan dan percakapan yang pernah dilakukannya dengan City Football Group, Abu Dhabi United Group, atau perwakilan pemerintah Uni Emirat Arab sejak masa jabatannya sebagai Wali Kota - termasuk fasilitas atau jamuan gratis yang pernah diterimanya."
Persoalan tersebut muncul ketika Manchester City tengah menempuh proses banding atas putusan komisi independen. Klub dinyatakan melakukan pelanggaran serius terhadap regulasi finansial Liga Premier dan telah mengajukan keberatan untuk membatalkan putusan tersebut.
Liga Premier menyatakan City menggunakan kontrak komersial "palsu" dalam skema yang berdampak pada pencatatan pendapatan dan biaya. Nilai yang dipermasalahkan disebut lebih dari 900 juta poundsterling atau sekitar 1,19 miliar dolar AS dalam periode hampir satu dekade.
Pemerintah Inggris sebelumnya juga telah memberikan tanggapan terkait kasus tersebut. Juru bicara Downing Street Nomor 10 menyatakan bahwa Manchester City harus menerima konsekuensi yang sesuai apabila pelanggaran akhirnya terbukti.
Pandangan serupa mengenai perlunya menjaga independensi proses hukum disampaikan Menteri Olahraga Bayangan Louie French. Ia meminta pemerintah memastikan persoalan sepak bola tidak dipengaruhi kepentingan politik dan komisi independen dapat menjalankan tugas tanpa campur tangan pihak luar.
Manchester City tetap membantah seluruh tuduhan pelanggaran yang ditujukan kepada klub.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....