Tottenham Masih Mandul, Krisis Gol Berlanjut di Premier League
- 06 Sep 2026 12:52 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Tottenham Hotspur belum mampu menemukan solusi untuk masalah produktivitas mereka di Premier League. Bertandang ke markas Nottingham Forest, Spurs hanya mampu bermain tanpa gol, 0-0, Sabtu, 5 September 2026.
Dilansir dari Reuters, hasil tersebut memang mengakhiri rentetan dua kekalahan Tottenham di awal kompetisi sekaligus menghasilkan poin pertama musim ini. Namun, ada persoalan yang jauh lebih mengkhawatirkan karena skuad asuhan Roberto De Zerbi masih belum mencetak satu gol pun setelah tiga pertandingan.
Situasi tersebut menjadi sorotan karena Tottenham sebenarnya telah mengeluarkan lebih dari 300 juta poundsterling atau sekitar 405,63 juta dolar AS untuk membangun kembali skuad. Akan tetapi, klub London itu justru memasuki musim dengan keterbatasan pilihan di posisi penyerang tengah.
Upaya Spurs mencari tambahan tenaga di lini depan juga tidak berjalan sesuai rencana. Mereka sempat mengejar penyerang Everton, Iliman Ndiaye, tetapi pemain tersebut akhirnya memilih bergabung dengan Manchester City pada hari terakhir bursa transfer.
Tottenham juga tidak dapat mengandalkan Richarlison. Penyerang yang menjadi pencetak gol terbanyak klub musim lalu tersebut tidak didaftarkan dalam skuad Tottenham untuk Premier League.
De Zerbi memang mendapatkan dukungan besar dalam aktivitas transfer. Sejumlah pemain berkarakter menyerang telah didatangkan, termasuk para gelandang serang dan winger. Namun, keberadaan banyak pemain kreatif belum berbanding lurus dengan ketajaman Tottenham di depan gawang.
Saat menghadapi Forest, Savio juga belum mampu memberikan pengaruh besar. Pemain yang didatangkan dari Manchester City bersama Omar Marmoush tersebut akhirnya ditarik keluar.
Marmoush sendiri sempat mendapatkan peluang pada babak pertama. Namun, penyelesaian akhirnya melebar. Sementara Dominic Solanke, satu-satunya striker murni yang tersedia, baru memberikan ancaman menjelang laga selesai setelah masuk dari bangku cadangan.
De Zerbi mengakui penyelesaian di area depan menjadi aspek yang perlu segera dibenahi.
“Saya pikir kami bermain dengan baik, tetapi di sepertiga akhir lapangan kami harus meningkatkan permainan,” kata De Zerbi kepada wartawan.
Pelatih asal Italia tersebut sebelumnya datang ketika Tottenham berada dalam ancaman degradasi musim lalu. Dengan tujuh pertandingan tersisa, De Zerbi berhasil mempertahankan Spurs di Premier League.
Di City Ground, persoalan serangan Tottenham semakin terlihat. Sepanjang pertandingan, Spurs tidak sekalipun memaksa kiper Forest, Matz Sels, melakukan penyelamatan.
Catatan tersebut menjadi yang pertama bagi Tottenham sejak April 2022, ketika mereka gagal menciptakan satu tembakan tepat sasaran dalam pertandingan Premier League. Spurs juga terakhir kali menjalani tiga pertandingan liga berturut-turut tanpa gol pada November 2021.
Namun, De Zerbi tidak ingin terlalu terpaku pada statistik tersebut. Menurutnya, Tottenham tetap memiliki peluang untuk mencetak gol dalam pertandingan tersebut.
| Baca juga: Essien Prediksi Tiga Bintang Ghana 2026 |
“Kami sebenarnya bisa mencetak tiga atau empat gol hari ini karena jika Anda mengambil keputusan yang salah, Anda tidak akan mencetak gol. Tetapi bagi saya, itu tetap merupakan peluang untuk mencetak gol,” ujarnya.
Ia juga masih mempercayai kemampuan pemain-pemainnya untuk memperbaiki produktivitas tim. Salah satu yang mendapat perhatian adalah Marmoush.
“Saya mencintai para pemain ini. Untuk Marmoush, kami harus menganalisis apakah dia bisa mencetak 15 atau 12 gol. Menurut saya, ya, karena dia memiliki semua kualitas yang cukup untuk mencetak jumlah gol tersebut,” kata De Zerbi.
“Dia tentu harus berkembang. Sama seperti Domi Solanke, saya pikir jika Domi dalam kondisi fit dan berada dalam kondisi fisik terbaik, peluang yang dia dapatkan tadi akan menjadi sesuatu yang sama sekali berbeda.”
Mudryk Belum Jadi Jawaban
Setelah gagal mendapatkan Ndiaye, Tottenham mencoba mencari alternatif lain dengan merekrut winger Ukraina Mykhailo Mudryk dari Chelsea. Pemain tersebut didatangkan dengan status pinjaman selama satu musim pada Selasa.
Mudryk sudah mendapat kesempatan tampil ketika menghadapi Forest. Namun, masuk dari bangku cadangan belum membuat mantan pemain Chelsea itu mampu mengubah jalannya pertandingan.
De Zerbi menegaskan Mudryk masih membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi terbaiknya.
“Dia belum siap. Dia sedang bekerja untuk mencapai kondisi fisik terbaik. Dia membutuhkan waktu, dia membutuhkan kerja keras,” kata De Zerbi.
Di kubu Nottingham Forest, hasil imbang juga meninggalkan kekecewaan. Pelatih Oliver Glasner merasa timnya semestinya bisa mengamankan kemenangan setelah Neco Williams sempat memasukkan bola ke gawang Tottenham pada babak kedua.
Gol tersebut tercipta setelah lini belakang Spurs mengalami situasi kacau. Namun, VAR kemudian meminta wasit Craig Pawson meninjau insiden tersebut.
Setelah pemeriksaan, gol Williams dianulir karena bola dinilai mengenai lengannya ketika ia berusaha menyundul bola di garis gawang.
Glasner mempertanyakan keputusan tersebut karena menurutnya insiden itu tidak cukup jelas untuk membatalkan gol.
“Situasinya tidak jelas dan tidak terlihat nyata. Anda membutuhkan empat sudut kamera berbeda dan kemudian menebak bahwa dia mungkin menyentuh bola dengan lengannya,” kata Glasner.
Pelatih Forest itu juga meminta VAR tidak terlalu cepat mengubah keputusan yang sudah dibuat wasit di lapangan.
“VAR seharusnya mengatakan untuk tetap pada keputusan wasit di lapangan karena tujuannya adalah memperkuat keputusan wasit. Tetap pada keputusan di lapangan,” ujarnya.
Dengan hasil ini, Nottingham Forest mengoleksi dua poin dari tiga pertandingan. Tottenham juga baru mengamankan satu poin dan masih menunggu gol pertama mereka di Premier League musim ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....