UEFA vs FIFA Memanas, Gianni Infantino Terancam Kasus Hukum

  • 30 Agt 2026 06:19 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Konflik antara UEFA dan FIFA kembali memanas. UEFA kini mengambil langkah hukum terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino, terkait rencana kontroversial FIFA untuk menjual sebagian hak komersial kompetisi, termasuk Piala Dunia, kepada investor swasta.

Sebelumnya, FIFA sempat mengusulkan pembentukan FIFA Forward Enterprise, sebuah entitas yang dirancang untuk mengelola dan mengomersialkan hak atas kompetisi FIFA. Rencana tersebut mendapat penolakan keras dari UEFA dan sejumlah federasi sepak bola karena dinilai berpotensi mengubah struktur pengelolaan sepak bola dunia.

Rencana itu akhirnya dibatalkan oleh FIFA. Namun, bagi UEFA, persoalan tersebut belum selesai.

UEFA bahkan telah meminta pengadilan federal Amerika Serikat untuk memperoleh dokumen dan kesaksian dari sejumlah entitas FIFA di Florida. Bukti tersebut nantinya dapat digunakan dalam potensi pengaduan pidana di Swiss terhadap Infantino.

UEFA menduga terdapat persoalan serius dalam proses pengelolaan dan valuasi kesepakatan tersebut. Salah satu laporan menyebut proposal itu berkaitan dengan penjualan sekitar 20 persen kepentingan komersial kepada Thrive Capital dengan nilai sekitar US$4,2 miliar.

Menariknya, di tengah meningkatnya tekanan hukum, UEFA justru menangguhkan sementara ancaman boikot terhadap kompetisi FIFA.

Sebelumnya, UEFA mengancam akan menarik tim-tim Eropa dari turnamen FIFA apabila rencana privatisasi hak kompetisi seperti Piala Dunia kembali dijalankan.

Namun, FIFA telah memberikan jaminan bahwa rencana tersebut tidak akan dihidupkan kembali. UEFA kemudian memutuskan untuk menghentikan sementara ancaman boikot tersebut.

Meski demikian, UEFA menegaskan bahwa masalah tata kelola FIFA belum selesai. Organisasi sepak bola Eropa tersebut bahkan mendapat mandat dari asosiasi anggotanya untuk mempertimbangkan langkah politik, hukum, dan institusional guna mendorong reformasi di tubuh FIFA.

Di sisi lain, Gianni Infantino masih menjabat sebagai Presiden FIFA. FIFA sendiri dalam pemberitaan resminya tetap menampilkan berbagai agenda Infantino, termasuk aktivitas pengembangan sepak bola dunia.

Namun, perkembangan terbaru membuat posisi Infantino kembali menjadi sorotan, terlebih menjelang dinamika pemilihan presiden FIFA berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....