Shakhtar Donetsk Gunakan Stamford Bridge untuk Liga Champions 2026
- 23 Agt 2026 09:58 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Klub asal Ukraina, Shakhtar Donetsk, akan menggunakan Stamford Bridge, London, sebagai stadion kandang untuk menjalani pertandingan pada fase liga Liga Champions musim ini. Kepastian tersebut diumumkan oleh Shakhtar dan Chelsea secara bersamaan pada Jumat.
Dilansir dari Reuters, keputusan ini diambil karena Shakhtar masih belum dapat kembali menggunakan Donbas Arena yang berada di Donetsk. Stadion tersebut sudah tidak menjadi markas mereka sejak konflik bersenjata di kawasan Donbas pada 2014, kemudian situasi semakin sulit setelah Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada 2022.
Dalam beberapa tahun terakhir, Shakhtar harus berpindah-pindah stadion untuk melakoni pertandingan. Laga domestik mereka digelar di Kyiv dan Lviv, sedangkan pertandingan kompetisi Eropa sebelumnya berlangsung di sejumlah kota seperti Hamburg, Warsawa, Gelsenkirchen, Krakow hingga Ljubljana.
Stamford Bridge kemudian menjadi pilihan setelah Chelsea tidak mendapatkan tiket ke kompetisi antarklub Eropa musim ini. The Blues hanya mampu menyelesaikan kompetisi Liga Primer Inggris musim lalu di peringkat ke-10 sehingga stadion mereka dapat digunakan Shakhtar untuk pertandingan Liga Champions.
"Kami berterima kasih kepada Chelsea Football Club atas kesempatan untuk menggelar pertandingan kami di stadion istimewa ini," kata Shakhtar dalam pernyataannya.
Menurut Shakhtar, penggunaan Stamford Bridge menjadi pengalaman istimewa karena stadion tersebut memiliki sejarah panjang dan dikenal luas oleh pencinta sepak bola dunia.
"Stamford Bridge merupakan salah satu stadion paling terkenal dalam sepak bola dunia, dengan sejarah dan atmosfer yang luar biasa."
Klub Ukraina tersebut juga berharap kehadiran mereka di London dapat menjadi momentum positif bagi para pendukung dari kedua negara.
"Kami yakin pertandingan Shakhtar di London akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para penggemar Ukraina dan Inggris."
Stamford Bridge sendiri memiliki kapasitas sekitar 40 ribu penonton. Stadion yang berada di London Barat itu selama bertahun-tahun menjadi markas utama Chelsea.
Chelsea sebelumnya dimiliki pengusaha Rusia, Roman Abramovich. Namun, setelah pemerintah Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Abramovich menyusul invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, kepemilikan klub kemudian berpindah kepada konsorsium yang dipimpin investor Amerika Serikat, Todd Boehly, bersama Clearlake Capital.
Chelsea menyambut kedatangan Shakhtar dan memastikan akan membantu klub Ukraina tersebut dalam mempersiapkan pertandingan-pertandingan Liga Champions di Stamford Bridge.
"Shakhtar telah memainkan pertandingan di berbagai negara di Eropa dan kami menantikan kedatangan mereka di London untuk menjalani kampanye Liga Champions tahun ini," kata Chelsea.
"Kami akan bekerja sama secara erat dengan tim Shakhtar dalam beberapa pekan ke depan untuk memastikan pertandingan berlangsung dengan aman dan lancar bagi tim serta para pendukung mereka."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....