Babak Singkat Xabi Alonso di Madrid Berakhir
- 13 Jan 2026 09:50 WIB
- Batam
KBRN, Batam: Real Madrid resmi mengakhiri kerja sama dengan Xabi Alonso sebagai pelatih tim utama setelah masa singkat kurang dari delapan bulan di kursi kepelatihan Los Blancos. Keputusan ini diumumkan klub Madrid pada Senin (12/1) waktu setempat melalui pernyataan resmi yang menyatakan bahwa pemutusan kontrak dilakukan atas dasar kesepakatan bersama antara kedua belah pihak.
Kepergian Alonso terjadi hanya sehari setelah kekalahan Real Madrid dari Barcelona di final Supercopa de Espana dengan skor 3-2, yang juga menjadi momentum berakhirnya kiprah Basque di Santiago Bernabéu musim ini.
Ketidakharmonisan Pelatih dan Ruang Ganti
Beberapa laporan dari media Spanyol kemudian mengungkap sisi lain dari keputusan ini: ketegangan dan perbedaan pandangan antara Alonso dan sejumlah pemain tim utama disebut sebagai faktor penting di balik perpisahan tersebut. Dalam beberapa kesempatan, Alonso yang sebelumnya menikmati karier manajerial gemilang di Bayer Leverkusen merasa tidak sepenuhnya mendapatkan dukungan penuh dari klub maupun ruang ganti, meskipun ia mencoba menerapkan filosofinya.
Legenda Real Madrid Jorge Valdano bahkan sempat menyebut bahwa Alonso sering merasa tidak didukung secara menyeluruh oleh internal klub sejak awal masa jabatannya, yang menunjukkan bahwa masalahnya bukan semata performa di lapangan, tetapi juga soal hubungan interpersonal dan dukungan struktur klub.
Ucapan Perpisahan dari Para Pemain

Xabi Alonso dan Kylian Mbappe. (Foto: Instagram / @fabriziorom)
Kepergian Alonso direspons beragam oleh para pemain Real Madrid. Striker Kylian Mbappé, salah satu pemain kunci tim, menulis pesan emosional di media sosial menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas peran Alonso sebagai pelatih yang memberinya kepercayaan sejak hari pertama. Mbappé menyatakan bahwa ia akan mengingat Alonso sebagai sosok pelatih dengan ide yang jelas dan pemahaman mendalam tentang sepak bola.
Selain Mbappé, beberapa pemain lain juga mengirimkan salam perpisahan dan apresiasi kepada Alonso lewat unggahan di media sosial. Namun demikian, tidak semua anggota skuad terlihat memberikan pesan secara publik, yang mencerminkan dinamika kompleks di ruang ganti selama periode tersebut.
Bukan Keputusan Mendadak
Menurut laporan lainnya, keputusan Alonso untuk hengkang sebenarnya bukan spontan semata. Sejak beberapa pekan terakhir, tekanan terhadap pelatih asal Spanyol itu meningkat, baik dari hasil yang kurang konsisten maupun dari dinamika internal yang terus berkembang. Peristiwa kekalahan di Supercopa hanya menjadi katalis yang mempercepat perpisahan tersebut.
Pengganti Alonso
Real Madrid segera menunjuk pengganti Alonso, yakni Álvaro Arbeloa, yang sebelumnya menangani Real Madrid Castilla (Real Madrid B) dan merupakan mantan rekan setim Alonso. Arbeloa dipilih klub sebagai solusi internal untuk melanjutkan petualangan Los Blancos yang tengah berada di persimpangan target gelar domestik dan kontinental.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....