BP Batam Tepis Kabar "Ribuan" Warga Aksi Tolak Relokasi Dimalam Idul Adha

  • 20 Jun 2024 15:46 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: Badan Pengusahaan (BP) Batan terus melakukan pendekatan kepada warga khususnya sebagian kecil masyarakat Rempang yang hingga hari ini masih melakukan upaya penolakan pengembangan Rempang Eco City.


Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengatakan pihaknya terus berkomitmen untuk merealisasikan Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City ini. Bahkan BP Batam terus berupaya untuk melakukan pendekatan humanis guna menjaga stabilitas keamanan di Kawasan Rempang dengan melibatkan masyarakat setempat, tokoh masyarakat, serta organisasi-organisasi kemasyarakatan.


“Kami berharap, situasi kondusif di Rempang dapat terus terjaga, demi kelancaran investasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Ucap Tuty, Rabu (19/6/2024).


Anggota Direktorat Pengamanan BP Batam membantu warga yang hendak di relokasi ke hunian sementara (Foto: BP Batam)


Penolakan sampai dengan hari ini terus dilakukan, bahkan penolakan dilaksanakan dalam berbagai kegiatan diberbagai lokasi di Pulau Rempang. Termasuk saat melakukan aksi ditengah kegiatan pawai takbir, di Lapangan Sepak Bola Muhamad Musa, Kampung Sembulang, Minggu (16/6/2024) lalu.


Aksi penolakan dibaluti dengan pawai takbir yang disebut-sebut diikuti ribuan orang, ternyata hanya diikuti oleh 150 hingga 180 warga dari Sembulang Hulu; Sembulang Tanjung; Sembulang Pasir Merah; Sembulang Camping dan Pasir Panjang.


“Untuk yang melakukan penolakan malam itu tidak sebanyak yang diberitakan. Kelompok yang melakukan penolakan itu, merupakan kelompok yang sudah dari awal menolak adanya Rempang Eco City ini,” tutup Ariastuty.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....