Gelar Leadership Incubator, HMSI SI Uniba Ingin Mahasiswa Jago Kelola Organisasi

  • 04 Okt 2026 12:17 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Batam ditantang mengelola proyek dari tahap perencanaan hingga evaluasi dalam Leadership Incubator, Sabtu (3/10/2026), di Kampus Universitas Batam. Peserta berhasil menyusun proposal dan TOR, membangun pembagian kerja tim, merancang mitigasi risiko, merespons skenario krisis, hingga mempresentasikan strategi eksekusi proyek.

Kegiatan yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (HMSI) melalui Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) ini merupakan latihan kepemimpinan lanjutan bagi mahasiswa yang dipersiapkan untuk terlibat dalam kepengurusan dan pengelolaan organisasi, khususnya Himaprodi.

Leadership Incubator menggunakan pendekatan project-based learning dan simulasi. Kurikulumnya mengadopsi prinsip Project Management Professional (PMP) framework yang disesuaikan dengan karakteristik organisasi mahasiswa. Peserta belajar mengelola proyek mulai dari inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, monitoring, pengendalian risiko dan perubahan, hingga evaluasi.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori kepemimpinan, tetapi mengalami langsung bagaimana mengelola pekerjaan dan tim. Mereka harus mampu menetapkan tujuan, membagi tugas, mengelola waktu, menghadapi risiko, mengambil keputusan, dan mempertanggungjawabkan hasil,” kata Kaprodi Sistem Informasi Universitas Batam, Dr. Fendi Hidayat, S.T., M.Kom.

Menurut Fendi, kerangka PMP digunakan sebagai pola pikir pengelolaan proyek, bukan sebagai materi sertifikasi profesional.

“Kegiatan organisasi mahasiswa pada dasarnya banyak berbentuk proyek. Ada target, waktu, sumber daya, stakeholder, risiko, dan hasil yang harus dicapai. Kerangka project management kami adaptasi agar mahasiswa memiliki cara kerja yang sistematis ketika nantinya mengelola program kerja Himaprodi,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari sejumlah praktisi dan akademisi. Sulthonah Luthfi Annur Bay, Wakil Presiden BEM Polibatam, membawakan Proposal & TOR Sprint. Materi Project Management & Team Execution disampaikan Dr. Ns. Ana Faizah, S.Kep., M.Biomed., sedangkan Adv. Hadyanna Prathita Rahayu, S.H., M.H., memberikan materi Team Building, Team Communication & Coordination.

Sesi Leadership Mindset diisi Asep Muhammad Yusuf Abdul Aziz, CEO RAM Showroom. Peserta kemudian menghadapi Crisis Challenge bersama Ir. Adri Wislawawan, ST., Komisioner KPU Kota Batam, sebelum mengikuti materi Project Communication & Coordination bersama Randa Erizal, CEO Youth Creative Corner.

Pada akhir kegiatan, setiap kelompok mempresentasikan final project dan menyusun Personal Action Plan sebagai rencana pengembangan kepemimpinan setelah kegiatan.

Ketua HMSI Sistem Informasi Universitas Batam, Muhammad Faris Adyla, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PSDM membangun kaderisasi berbasis kompetensi.

“Kami ingin calon pengurus HMSI memiliki pengalaman sebelum menerima tanggung jawab organisasi. Mereka tidak hanya belajar bagaimana memimpin, tetapi juga mengalami bagaimana membagi tugas, menyelesaikan masalah, menghadapi perubahan, dan memastikan pekerjaan selesai,” kata Faris.

Ia menilai pendekatan berbasis proyek relevan dengan kebutuhan Himaprodi karena sebagian besar program kerja organisasi memiliki karakteristik proyek.

“Hasil kegiatan ini bukan hanya dokumen proyek, tetapi pengalaman kerja tim dan proses pengambilan keputusan yang bisa menjadi bekal ketika mereka masuk dalam kepengurusan,” ujarnya.

Leadership Incubator merupakan bagian dari jenjang kaderisasi HMSI Sistem Informasi yang dikembangkan secara bertahap, setelah Talent Bootcamp dan sebelum Leadership Accelerator. Program ini diarahkan untuk membentuk mahasiswa yang mampu mengelola tim, proyek, risiko, dan krisis sehingga lebih siap mengambil peran dalam kepemimpinan organisasi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....