Drainase Diperbaiki, Masyarakat Batam Diminta Cegah Sumbatan

  • 03 Okt 2026 21:57 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Hujan berintensitas tinggi selama sekitar dua jam pada Selasa, 22 September 2026, menjadi salah satu indikator awal dampak pekerjaan penanganan banjir di sejumlah kawasan Batam. Empat lokasi yang tengah ditangani disebut tidak mengalami luapan seperti yang dikhawatirkan sebelumnya.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan empat pekerjaan penanganan banjir tersebut telah mencapai progres sekitar 60 persen dan ditargetkan selesai pada akhir 2026. Pekerjaan meliputi drainase Simpang Kepri Mall, Sei Beduk, Jalan R. Suprapto Kawasan Sawang Permai Batu Aji, serta kawasan Makam Pahlawan–RS Graha Hermine Batu Aji.

“Ini menunjukkan pekerjaan yang kita lakukan mulai memberikan dampak. Tetapi pekerjaan harus tetap dituntaskan dan titik-titik lainnya juga harus terus ditangani,” ujar Amsakar.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan penanganan banjir dilakukan secara bertahap dan konsisten. Perangkat di wilayah masing-masing juga diminta melaporkan titik banjir yang krusial agar penanganan dapat disesuaikan dengan tingkat klasifikasi kerentanan.

Li Claudia mengajak masyarakat menjaga fungsi sistem drainase dengan tidak membuang sampah ke saluran air serta segera menyampaikan informasi jika menemukan saluran tersumbat atau kondisi lain yang berpotensi menyebabkan genangan. “Tentu dukungan masyarakat sangat penting untuk menjaga drainase dan lingkungan, agar upaya yang dilakukan dapat memberikan hasil maksimal,” ucap Li Claudia.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....