Mahasiswa Polibatam Raih Juara 1 Business Plan Competition lewat Inovasi Sosial H

  • 03 Okt 2026 05:08 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Dua mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Terapan Politeknik Negeri Batam (Polibatam), Muhammad Bachtiar Zulkarnain dan Muhammad Budiman Salasin, berhasil meraih Juara 1 dalam Business Plan Competition yang diselenggarakan Universitas Mulawarman. Prestasi tersebut diraih melalui gagasan bisnis sosial bertajuk “HOPE – Inovasi Platform Komunitas Berbasis Hybrid (Online-to-Offline) sebagai Ekosistem Dukungan Psikososial dan Pemberdayaan Potensi Kreatif Anak Berkebutuhan Khusus.”

HOPE dikembangkan sebagai platform komunitas berbasis aplikasi yang menggabungkan dukungan secara daring dengan kegiatan tatap muka. Konsep ini dirancang untuk membantu keluarga anak berkebutuhan khusus (ABK) memperoleh akses terhadap komunitas, ruang berbagi pengalaman, serta berbagai kegiatan yang dapat mendukung proses pengembangan potensi anak.

Melalui aplikasi HOPE, orang tua dapat berbagi pengalaman melalui forum anonim serta bergabung dalam support group yang disesuaikan dengan kondisi anak, seperti autisme, ADHD dan Down Syndrome. Kehadiran ruang berbagi tersebut diharapkan dapat mempertemukan keluarga dengan pengalaman yang serupa sehingga terbentuk komunitas yang saling mendukung.

Tidak hanya menyasar orang tua, HOPE juga menghadirkan program “Meet & Create” bagi anak-anak. Program ini mencakup kegiatan seperti kunjungan ke museum dan ruang publik serta kelas keterampilan yang dirancang sebagai ruang aman untuk bersosialisasi, belajar dan mengembangkan kreativitas. Karya yang dihasilkan anak juga dapat ditampilkan melalui galeri digital pada aplikasi sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan potensi mereka.

Dari sisi model bisnis, HOPE menawarkan layanan berlangganan aplikasi sebesar Rp10.000 per bulan. Sementara kegiatan tatap muka ditawarkan dengan tiket berkisar Rp50.000 hingga Rp100.000 per kegiatan. Setiap kegiatan dirancang dengan dukungan fasilitator terlatih menggunakan rasio pendampingan sekitar tiga hingga lima anak. Model tersebut juga membuka peluang kerja sama dengan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR maupun sponsorship.

Gagasan HOPE menunjukkan bagaimana konsep kewirausahaan dapat dikembangkan tidak hanya untuk menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial. Dengan memanfaatkan teknologi digital dan pendekatan komunitas, platform ini berupaya mempertemukan keluarga ABK dengan komunitas, fasilitator, pelaku usaha serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap terciptanya lingkungan yang lebih inklusif.

Prestasi Muhammad Bachtiar Zulkarnain dan Muhammad Budiman Salasin sekaligus menjadi bagian dari capaian mahasiswa Polibatam dalam mengembangkan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat. Kompetisi business plan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan dalam mengidentifikasi persoalan, menyusun solusi, merancang model bisnis dan mempresentasikan gagasan secara terstruktur.

Ke depan, gagasan seperti HOPE memiliki peluang untuk terus dikembangkan melalui penguatan teknologi, jejaring komunitas, peningkatan kapasitas fasilitator serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, inovasi mahasiswa tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi inisiatif yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Capaian ini menjadi kebanggaan bagi Polibatam sekaligus motivasi bagi mahasiswa untuk terus menghadirkan ide-ide kreatif dan inovatif. Selamat kepada Muhammad Bachtiar Zulkarnain dan Muhammad Budiman Salasin atas prestasi yang diraih. Semoga HOPE dapat terus dikembangkan dan menjadi gagasan yang memberikan dampak positif bagi keluarga serta anak berkebutuhan khusus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....