Milad ke-8 SAHIB, Perkuat Ukhuwah dan Semangat Dakwah

  • 22 Sep 2026 14:03 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam -Memasuki usia delapan tahun, Sahabat Hijrah Batam (SAHIB) menggelar Rihlah Spesial Milad ke-8 bertema “Dakwah Never Ends” pada Sabtu hingga Ahad, 19–20 September 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Pantai Tegar Bahari tersebut diikuti sekitar 40 peserta.

Rihlah ini menjadi ruang bagi para anggota dan sahabat SAHIB untuk melepas sejenak rutinitas harian, menikmati suasana alam, serta mempererat tali persaudaraan. Sejumlah agenda digelar, di antaranya perjalanan bersama, mendirikan tenda, makan malam, sesi berbagi pengalaman, qiyamul lail, muhasabah, shalat berjamaah, sarapan, hingga berbagai permainan kebersamaan.

Ketua Panitia, Muhammad Dany Irfanda, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Milad ke-8 SAHIB. Selain menjadi ajang perayaan, rihlah juga diharapkan dapat memperkuat solidaritas dan kebersamaan di antara seluruh peserta.

Ketua Sahabat Hijrah Batam, Nanang Kurniawan, dalam kesempatan itu mengajak para peserta memaknai delapan tahun perjalanan SAHIB secara lebih mendalam. Menurutnya, pertambahan usia organisasi bukan semata-mata tentang waktu yang telah dilalui, melainkan juga mengenai kesinambungan dakwah yang dijaga melalui ukhuwah dan kontribusi setiap anggotanya.

Cerita perjalanan SAHIB turut disampaikan oleh sang founder, Rizal Efendi. Ia mengenang masa-masa awal terbentuknya komunitas tersebut, ketika kajian yang diselenggarakan bahkan pernah hanya dihadiri tiga orang, terdiri atas dua pengurus dan seorang ustadz.

Pengalaman tersebut menggambarkan bahwa tumbuhnya sebuah gerakan dakwah tidak selalu berawal dari jumlah peserta yang besar. Dengan kesungguhan, konsistensi, dan orang-orang yang terus menjaga komitmen, SAHIB mampu melewati berbagai proses hingga mencapai usia delapan tahun.

Dalam sesi berbagi, Ustadz Ridlun Artol, selaku pemateri sekaligus penasihat SAHIB, menguraikan makna rihlah dan milad serta mengingatkan pentingnya meluruskan niat dalam setiap aktivitas. Ia juga menekankan bahwa menjaga hubungan persaudaraan merupakan bagian penting dari perjalanan dakwah.

Menurutnya, apabila seorang sahabat melakukan kekeliruan, nasihat hendaknya diberikan secara bijaksana dan dengan cara yang baik, bukan dengan mempermalukannya di hadapan orang lain.

“Jaga ukhuwahnya. Kalau ada yang keliru, tegurnya baik-baik. Jangan ditegur di tempat orang ramai.”

Ia juga mengingatkan bahwa setiap individu memiliki tahapan dan dinamika tersendiri dalam proses hijrah. Karena itu, mereka yang masih membutuhkan penguatan iman semestinya dirangkul, didampingi, dan dibantu untuk terus memperbaiki diri.

“Jadikan Komunitas Sahabat Hijrah Batam ini sebagai rumah yang baik untuk kawan-kawan yang lain.”

Pesan tersebut menegaskan pentingnya menghadirkan komunitas dakwah yang tidak hanya menjadi tempat belajar agama, tetapi juga ruang yang nyaman bagi setiap orang untuk berproses, memperbaiki diri, dan saling menguatkan dalam kebaikan.

Delapan tahun perjalanan SAHIB menjadi catatan atas berbagai ikhtiar, pertemuan, dan perjuangan yang telah dilalui bersama. Melalui tema “Dakwah Never Ends”, komunitas ini mengingatkan bahwa dakwah merupakan perjalanan berkelanjutan yang membutuhkan keteguhan niat, konsistensi, serta kepedulian terhadap sesama.

Dengan semangat tersebut, SAHIB diharapkan terus tumbuh sebagai wadah persaudaraan dan pembinaan yang menghadirkan manfaat bagi para anggota maupun masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....