Batam Catat Lonjakan Inovasi, 154 Inovasi Didaftarkan ke Ajang Nasional
- 15 Sep 2026 09:01 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - atam mencatat peningkatan jumlah inovasi yang akan dibawa ke tingkat nasional melalui ajang Innovative Government Award (IGA) 2026. Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Batam menyebut sebanyak 154 inovasi telah didaftarkan, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 41 inovasi.
Kepala BRIDA Kota Batam Efrius mengatakan peningkatan tersebut tidak terlepas dari semakin luasnya partisipasi dalam Batam Innovation Award 2026, Kamis, 10 September 2026. Menurutnya, ajang tersebut menjadi salah satu upaya membangun ekosistem inovasi di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
“Jumlah inovasi Kota Batam yang dapat kita daftarkan melonjak signifikan menjadi seratus lima puluh empat inovasi. Meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai empat puluh satu inovasi,” ujar Efrius.
Efrius menjelaskan Batam Innovation Award 2026 diikuti 108 pengusul dengan total 202 inovasi. Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang mencatat 78 pengusul dengan 118 inovasi.
Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, unit pelaksana teknis daerah atau UPTD, sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, hingga kelurahan. Dari total inovasi yang didaftarkan, 106 inovasi bersifat digital dan 96 lainnya merupakan inovasi non-digital.
Menurut Efrius, peningkatan jumlah inovasi tersebut menjadi modal bagi Batam untuk memperluas keikutsertaan dalam kompetisi inovasi di tingkat nasional. Ia menilai keberadaan inovasi tidak hanya penting untuk meningkatkan jumlah capaian, tetapi juga memperkuat kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan inovasi diperlukan karena pola kerja konvensional dinilai tidak lagi cukup untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan pelayanan lebih cepat dan sederhana. Ia mendorong agar inovasi yang telah dibuat tidak berhenti pada kompetisi atau penghargaan.
“Kerja-kerja baru yang didasari pada inovasi-inovasi yang produktif dan kreatif ini menjadi hal yang niscaya dan sangat penting,” kata Amsakar.
Amsakar menegaskan setiap inovasi harus menghasilkan nilai tambah dan dapat diterapkan dalam pelayanan maupun pekerjaan pemerintahan. Ia mencontohkan pengembangan layanan digital yang dapat mengurangi proses tatap muka dan membuat masyarakat tidak perlu melalui prosedur yang panjang.
Ia juga meminta inovasi yang sudah dibuat terus dikembangkan melalui perbaikan, modifikasi, dan pengayaan. Dengan demikian, inovasi tidak hanya menjadi capaian administratif, tetapi benar-benar memberikan perubahan terhadap cara pemerintah bekerja dan melayani masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....