Doa Bersama Lanud Hang Nadim jelang Latihan Pasca Force Down
- 13 Sep 2026 18:26 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim menggelar doa bersama sebagai bagian dari rangkaian persiapan Latihan Pasca Force Down yang diselenggarakan Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) di Lanud Hang Nadim, Batam, Rabu 9 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar untuk memohon kelancaran, keselamatan, dan keberhasilan selama seluruh rangkaian latihan berlangsung.
Doa bersama dihadiri Asops Kaskoopsudnas Marsma TNI M. Yani Amirullah, sejumlah pejabat utama Koopsudnas, serta personel Lanud Hang Nadim. Kebersamaan tersebut sekaligus mencerminkan kesiapan seluruh unsur yang terlibat dalam menghadapi latihan dengan mengutamakan profesionalisme, disiplin, dan keselamatan.
Latihan Pasca Force Down merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapan operasional dalam penegakan hukum dan pengamanan wilayah udara. Latihan ini diarahkan untuk memastikan setiap personel memahami tugas dan prosedur yang harus dilakukan ketika menghadapi pesawat yang telah menjalani tindakan pemaksaan mendarat atau force down.
Pelaksanaan latihan juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025. Ketentuan tersebut menegaskan tugas TNI Angkatan Udara dalam menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah udara Indonesia.
Selain itu, latihan memiliki keterkaitan dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Ruang Udara. Dalam ketentuan tersebut, pemaksaan mendarat atau force down menjadi salah satu bentuk tindakan dalam rangka penegakan hukum dan pengamanan wilayah udara.
Melalui latihan ini, Koopsudnas bersama Lanud Hang Nadim dan kementerian/lembaga terkait akan menguji kesiapan personel, prosedur, sarana pendukung, serta koordinasi lintas instansi. Skenario penanganan mencakup pengamanan dan isolasi pesawat, pemeriksaan awal, pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing instansi, hingga pelaporan dan penentuan tindak lanjut.
Pemilihan Batam sebagai lokasi latihan memiliki arti strategis karena wilayah ini berada di kawasan perbatasan dan berdekatan dengan jalur penerbangan internasional. Kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan yang tinggi serta koordinasi antarlembaga yang cepat, tepat, dan sesuai ketentuan hukum. Dengan latihan yang terukur dan realistis, diharapkan kemampuan seluruh unsur dalam menghadapi potensi pelanggaran wilayah udara semakin optimal demi menjaga keamanan dan kedaulatan udara nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....