Pekan Maulid Kemenag Batam Hadirkan Syiar Islam di Mall

  • 08 Sep 2026 09:36 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Suasana berbeda terlihat di Atrium BCS Mall, Kota Batam, Minggu, 6 September 2026. Pusat perbelanjaan tersebut menjadi ruang pelaksanaan Pekan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Kantor Kementerian Agama Kota Batam.

Mengusung konsep syiar Islam di ruang publik, kegiatan ini mendapat sambutan dari masyarakat maupun peserta. Kehadiran kegiatan keagamaan di pusat keramaian dinilai menjadi cara untuk memperkenalkan sekaligus mendekatkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat perkotaan.

Pada hari kedua pelaksanaan, dua perlombaan menjadi bagian utama kegiatan, yakni Bintang Vokalis Qasidah Gambus Modern dan Barzanji Marhaban. Sebanyak 19 peserta mengikuti lomba vokal secara solo, sedangkan kategori Barzanji Marhaban diikuti 26 kelompok dari berbagai wilayah di Kota Batam.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Batam, H. Adamrin, mengatakan tingginya partisipasi masyarakat menjadi sinyal positif bagi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menyebut Pekan Maulid tidak hanya ditujukan sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai sarana memperluas jangkauan syiar.

"Kami merancang Pekan Maulid ini tidak hanya sebagai agenda rutin tahunan, tetapi sebagai ruang syiar yang segar dan inklusif. Melalui Seksi Bimas Islam, kami ingin menghadirkan nuansa Islami di pusat keramaian agar pesan-pesan kebaikan dan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat Kota Batam, khususnya generasi muda," ujar Adamrin.

Antusiasme juga ditunjukkan Dharma Wanita Persatuan Kemenag Kota Batam yang mengikutsertakan anggotanya dalam perlombaan. Salah satunya Hj. Aidah, yang menilai tampil di pusat perbelanjaan memberikan pengalaman tersendiri sekaligus mempertemukan peserta dari berbagai kalangan.

"Tampil di panggung mall seperti ini memberikan pengalaman yang berbeda dan luar biasa bagi kami. Selain melatih kepercayaan diri, acara ini menjadi wadah silaturahmi yang sangat positif antarpeserta. Kami dari DWP sangat mendukung kegiatan seperti ini karena tidak hanya melestarikan seni dan budaya Islam, tetapi juga menguatkan kebersamaan," ujar Hj. Aidah usai tampil di panggung utama Atrium BCS Mall.

Selain aspek syiar, Kemenag Batam juga memberikan perhatian terhadap keberlangsungan tradisi Barzanji Marhaban. Kegiatan tersebut dipandang sebagai salah satu warisan budaya Melayu-Islam yang perlu terus dikenalkan kepada generasi berikutnya.

"Barzanji Marhaban adalah khazanah budaya Islam dan Melayu yang sangat kental dengan filosofi Adat Bersendikan Syara’, Syara’ Bersendikan Kitabullah. Ini perlu perhatian serius agar tetap lestari," tegasnya.

Kemenag Kota Batam berencana mengembangkan Pekan Maulid menjadi agenda tahunan dengan cakupan yang lebih luas. Pengembangan kegiatan akan dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah organisasi, di antaranya Lembaga Adat Melayu atau LAM, LASQI, LPTQ, dan BKMT Kota Batam.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan berakhir pada Senin, 7 September 2026 malam melalui agenda penutupan dan Tabligh Akbar bersama Ustadz Muhammad Aldiansyah atau Gus Aldi dari Karawang. Kegiatan berlangsung di Atrium BCS Mall mulai pukul 18.30 WIB hingga selesai, sekaligus dirangkai dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah perlombaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....