29 Titik Banjir Batam Ditangani, Drainase Terus Diperkuat

  • 07 Sep 2026 03:29 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Sebanyak 29 titik rawan banjir di Batam ditangani melalui peningkatan drainase, pembangunan saluran dan bangunan pelintas, hingga pemeliharaan serta normalisasi saluran. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari program penguatan infrastruktur dasar Batam pada 2026.

Sejumlah lokasi yang mendapat penanganan antara lain Melcem Batu Ampar, Simpang Kabil, kawasan Cendana-KDA, Green Nongsa Batu Besar, Kampung Belian, Sei Binti, Sei Lekop, Tiban, Sagulung, dan sejumlah kawasan industri.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan pembangunan fisik diperlukan untuk menjawab kebutuhan kota yang terus berkembang. “Batam berkembang sangat cepat sebagai pusat industri dan investasi. Karena itu, infrastruktur dasar harus mampu mengimbangi pertumbuhan tersebut agar aktivitas ekonomi berjalan lancar dan masyarakat dapat menikmati lingkungan yang lebih nyaman,” katanya di Batam Centre, Minggu, 30 Agustus 2026.

Penanganan banjir dan peningkatan drainase diharapkan dapat mengurangi genangan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, logistik, dan kegiatan industri. Infrastruktur dasar yang lebih baik juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas lingkungan perkotaan.

BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam terus mendorong pembangunan infrastruktur yang lebih terintegrasi agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas lingkungan dan kenyamanan masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....