Karimun Waspadai Ancaman Sindikat Narkotika Internasional

  • 07 Sep 2026 00:34 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Karimun - Pengungkapan penyelundupan sekitar 800 kilogram ketamin di perairan Natuna Utara, Kepulauan Riau, menjadi alarm serius bagi Kabupaten Karimun yang memiliki wilayah kepulauan dan berada di kawasan perbatasan. Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyampaikan apresiasi kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) RI beserta tim gabungan atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan tersebut.

Iskandarsyah menegaskan Pemerintah Kabupaten Karimun tidak akan memberikan ruang bagi peredaran narkotika. Menurutnya, kondisi geografis Karimun membuat sinergi pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah masuknya jaringan narkotika internasional.

"Pengungkapan ratusan kilogram ketamin ini adalah alarm keras bagi kita semua. Karimun sebagai wilayah kepulauan sangat rentan terhadap infiltrasi sindikat internasional. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat adalah benteng pertahanan utama yang tidak bisa ditawar," tegas Iskandarsyah.

Komitmen tersebut diperkuat melalui Deklarasi Bersama Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang melibatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, dan pengelola Tempat Hiburan Malam (THM). Para pengelola THM berkomitmen memastikan area usahanya bebas dari produksi, penyimpanan, peredaran, penyalahgunaan, dan transaksi narkotika, psikotropika, serta prekursor narkotika.

Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, S.I.K., M.Si., menyebut tantangan pemberantasan narkoba di Karimun semakin kompleks karena sekitar 96 hingga 98 persen wilayah kabupaten tersebut merupakan lautan. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Polres Karimun telah menangani 42 kasus tindak pidana narkoba. Upaya penegakan hukum juga dilakukan bersama langkah pencegahan melalui edukasi di sekolah serta penyuluhan Bhabinkamtibmas hingga tingkat RT, RW, desa, dan kelurahan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....