BAKORMA Dorong Pendidikan Vokasi Lebih Dekat dengan Industri

  • 06 Sep 2026 10:54 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pendidikan vokasi dinilai tidak cukup hanya berorientasi pada proses pembelajaran di kampus. Keterhubungan dengan dunia industri dan kebutuhan masyarakat menjadi bagian penting agar pendidikan vokasi menghasilkan lulusan serta karya yang relevan.

Hal tersebut disampaikan Badan Koordinasi Kemahasiswaan Politeknik se-Indonesia (BAKORMA), Tommy Adrianto secara daring, dalam Pagelaran Teknovasi Politeknik Negeri Batam 2026 di Politeknik Negeri Batam, Senin, 31 Agustus 2026.

Menurut Tommy, pendidikan vokasi memiliki karakter yang menuntut kedekatan antara kampus dan dunia kerja. Pembelajaran tidak berhenti pada penguasaan teori, tetapi perlu diarahkan pada kemampuan menghasilkan karya dan inovasi yang dapat digunakan.

“Vokasi tidak boleh berjalan sendiri kampus harus dekat dengan industri pembelajaran harus melahirkan karya dan inovasi dan inovasi pada akhirnya harus memberikan manfaat kepada masyarakat,” kata Tommy.

Ia menilai tema Pagelaran Teknovasi 2026, yakni “Sinergi Pendidikan Vokasi Industri Inovasi dan Masyarakat”, sesuai dengan kebutuhan pendidikan vokasi saat ini. Sinergi tersebut diperlukan agar proses pendidikan tidak berjalan terpisah dari perkembangan industri dan persoalan yang ada di masyarakat.

“Saya kira tema Pagelaran Technovasi tahun ini sangat tepat yaitu Sinergi Pendidikan Vokasi Industri Inovasi dan Masyarakat karena sesungguhnya itulah kekuatan pendidikan vokasi,” ujarnya.

Tommy melihat hubungan antara pendidikan, industri dan masyarakat juga dapat dibangun melalui kegiatan yang mempertemukan mahasiswa dengan berbagai pihak. Dalam konteks tersebut, karya mahasiswa dapat menjadi titik awal untuk membangun komunikasi dan peluang kerja sama.

Ia juga menekankan bahwa inovasi yang dihasilkan mahasiswa perlu diarahkan agar tidak berhenti sebagai tugas pembelajaran. Karya yang memiliki potensi untuk menjawab kebutuhan tertentu perlu mendapatkan ruang untuk dikembangkan lebih lanjut.

Pagelaran Teknovasi 2026 sendiri menggabungkan sejumlah kegiatan, antara lain Polytechnic Creative Festival, International Project-Based Learning Expo, Polibatam Fair, PINFest+, seminar serta agenda yang berkaitan dengan kesiapan karier.

Rangkaian tersebut menurut Tommy menunjukkan bahwa pendidikan vokasi dapat menggabungkan pembelajaran, kreativitas, inovasi, hubungan dengan industri dan persiapan memasuki dunia kerja dalam satu rangkaian kegiatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....