OJK Ingatkan Investor Kripto Tak Gunakan Dana Kebutuhan Utama
- 04 Sep 2026 01:14 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan dana kebutuhan utama ketika berinvestasi pada aset kripto. Aset tersebut memiliki tingkat fluktuasi tinggi sehingga keputusan investasi perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan finansial.
Adi menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Digital Financial Literacy IAKD 2026 di Auditorium Politeknik Negeri Batam, Senin, 31 Agustus 2026. Menurutnya, perkembangan aset keuangan digital perlu diikuti pemahaman yang memadai agar masyarakat tidak mengambil keputusan hanya karena melihat peluang keuntungan.
Ia mengatakan masyarakat perlu memahami karakteristik aset kripto sebelum melakukan transaksi. Tingkat risiko yang tinggi membuat calon investor harus mengetahui kemungkinan keuntungan maupun kerugian yang dapat terjadi.
“Dan sebelum berinvestasi sebaiknya lakukan tiga langkah berikut ini. Ya pertama, pahami risikonya. Kripto ini sangat fluktuatif. Dia high risk dan high return,” kata Adi Budiarso.
Adi juga mengingatkan agar dana untuk kebutuhan pendidikan, kebutuhan sehari-hari, maupun dana darurat tidak digunakan untuk investasi kripto. Menurutnya, masyarakat sebaiknya menggunakan dana yang memang telah disisihkan dan tidak mengganggu kebutuhan utama.
“Jangan pernah gunakan uang SPP, dana darurat ya. Pakai uang dingin. Apa itu uang dingin? Uang yang disisihkan,” ujarnya.
Selain mempertimbangkan sumber dana, calon investor juga diminta melakukan riset sebelum membeli aset. Adi menyebut pemahaman terhadap aset menjadi bagian penting untuk mengurangi keputusan investasi yang hanya didasarkan pada tren.
OJK juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga keamanan akun digital, salah satunya dengan mengaktifkan multi-factor authentication. Langkah tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko penyalahgunaan akun dan aset digital.
Adi menilai literasi keuangan harus terus ditingkatkan seiring dengan semakin mudahnya akses terhadap produk keuangan digital. Masyarakat diharapkan tidak hanya mengikuti perkembangan aset digital, tetapi mampu memahami risiko sebelum menentukan pilihan investasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....