Argentinosaurus, Dinosaurus Raksasa yang Pernah Menghuni Argentina
- 31 Agt 2026 22:47 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam -Bayangkan seekor dinosaurus dengan panjang tubuh mencapai puluhan meter dan berat hingga puluhan ton. Gambaran tersebut merujuk pada Argentinosaurus, salah satu dinosaurus terbesar yang pernah diketahui hidup di Bumi.
Argentinosaurus merupakan genus dinosaurus sauropoda raksasa yang hidup pada periode Kapur Akhir, sekitar 97 hingga 93,5 juta tahun lalu. Namanya berarti “kadal dari Argentina”, merujuk pada lokasi penemuan fosilnya. Dilansir dari Wikipedia bahasa Indonesia, dinosaurus ini termasuk kelompok Titanosauria, salah satu kelompok sauropoda yang mendominasi kehidupan pada zaman Kapur.
Para ilmuwan memperkirakan Argentinosaurus dapat mencapai panjang sekitar 30 hingga 35 meter dengan berat antara 65 hingga 80 ton. Ukuran tersebut membuatnya masuk dalam daftar hewan darat terbesar yang pernah diketahui. Namun, para ilmuwan masih menghadapi ketidakpastian karena fosil Argentinosaurus yang ditemukan hingga kini tidak lengkap.
Jejak penemuan dinosaurus raksasa ini bermula pada 1987, ketika seorang petani menemukan tulang yang mencuat dari tanah di ladangnya dekat Plaza Huincul, Argentina. Dua tahun kemudian, paleontolog Argentina José Bonaparte memimpin penggalian ilmiah di lokasi tersebut. Tim menemukan sejumlah tulang belakang bagian punggung, bagian sakrum, serta tulang paha atau femur.
Fosil yang terbatas membuat para peneliti harus menggunakan berbagai pendekatan untuk memperkirakan bentuk dan kemampuan tubuh Argentinosaurus. Posisi sejumlah tulang belakang serta struktur yang diyakini membantu memperkuat tulang punggung menjadi bagian yang masih diperbincangkan dalam penelitian mengenai dinosaurus tersebut.
Argentinosaurus secara resmi dinamai pada 1993 oleh José Bonaparte dan paleontolog Argentina Rodolfo Coria. Nama spesiesnya adalah Argentinosaurus huinculensis, yang merujuk pada kawasan Plaza Huincul, tempat fosil tersebut ditemukan.
Penelitian menggunakan model komputer mengenai kerangka dan ototnya juga memberikan gambaran tentang bagaimana dinosaurus raksasa tersebut bergerak. Salah satu perkiraan menyebut Argentinosaurus dapat mencapai kecepatan maksimum sekitar 7,2 kilometer per jam ketika berjalan menggunakan pola gerak yang disebut pace, yakni ketika tungkai depan dan belakang pada sisi tubuh yang sama bergerak secara bersamaan.
Fosil Argentinosaurus ditemukan di Formasi Huincul, sebuah kawasan yang pada masa Kapur menyimpan beragam fauna dinosaurus. Di lingkungan yang sama juga ditemukan predator besar seperti Mapusaurus. Temuan tersebut memberikan gambaran bahwa wilayah yang kini menjadi Argentina pernah menjadi salah satu habitat penting bagi dinosaurus raksasa jutaan tahun lalu.
Meski dikenal karena ukurannya yang luar biasa, Argentinosaurus sekaligus menunjukkan bahwa ilmu paleontologi masih memiliki banyak pertanyaan tentang kehidupan masa lalu. Ketika sebagian besar fosil telah hilang atau belum ditemukan, para ilmuwan harus menggabungkan tulang yang tersisa, perbandingan dengan hewan kerabat, serta pemodelan komputer untuk merekonstruksi kehidupan salah satu raksasa yang pernah berjalan di daratan Bumi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....