Pemprov Kepri Dorong Penambahan Kuota Program SMK Go Global

  • 31 Agt 2026 08:12 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendorong penambahan kuota peserta program SMK Go Global agar semakin banyak lulusan pendidikan vokasi di daerah itu mendapat kesempatan bekerja di pasar internasional.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Andi Agung, mengatakan program tersebut membuka peluang lebih luas bagi lulusan SMK untuk mendapatkan pekerjaan di luar negeri sesuai kompetensi yang dimiliki.

“Ini merupakan langkah besar ke depan, terutama bagi anak-anak SMK kita. Kita harus memperbanyak peluang global, apalagi Provinsi Kepri berbatasan langsung dengan negara tetangga,” kata Andi Agung.

Menurutnya, posisi geografis Kepri yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pengembangan pendidikan vokasi.

Andi Agung mengatakan salah satu hal yang perlu diperkuat adalah kemampuan bahasa asing. Menurutnya, bahasa Inggris dan Mandarin perlu semakin banyak diberikan kepada siswa, termasuk kemampuan percakapan sehari-hari.

“Masalah bahasa harus kita persiapkan. Bahasa Inggris dan Mandarin perlu diperkuat, termasuk dalam percakapan sehari-hari,” ujarnya.

Selain kemampuan bahasa, ia mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan vokasi. Menurut Andi Agung, pengembangan SMK tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas fisik, tetapi juga harus memastikan peralatan praktik sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Karena itu, ia berharap kuota SMK Go Global untuk Kepri dapat ditambah pada tahap berikutnya.

“Ke depan, sesuai dengan permintaan, kita harus meminta kuota lebih banyak lagi. Ini kesempatan bagi anak-anak kita,” katanya.

Program SMK Go Global mulai dilaksanakan di Kepri melalui pelatihan perdana bagi 20 calon PMI di Politeknik Pariwisata Batam. Para peserta mengikuti pelatihan housekeeping dan diproyeksikan bekerja ke Turki.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....