Perbaikan Pipa Muka Kuning Rampung, BP Batam Pulihkan Aliran Air Bertahap
- 31 Agt 2026 06:54 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam menyatakan perbaikan jaringan pipa air minum di kawasan Muka Kuning rampung pada Sabtu, 29 Agustus 2026 pukul 14.45 WIB. Pengaliran air kepada pelanggan di sejumlah wilayah terdampak kini mulai dipulihkan secara bertahap.
Gangguan suplai air sebelumnya berlangsung lebih lama dari perkiraan awal setelah tim teknis menghadapi kendala dalam proses penyambungan dan pengelasan pipa berdiameter 800 milimeter yang direlokasi di depan Kawasan Batamindo.
BP Batam bersama PT Air Batam Hilir mengatakan pemulihan dilakukan secara bertahap untuk menjaga kestabilan tekanan sekaligus memastikan keamanan jaringan.
Wilayah yang terdampak gangguan suplai antara lain Tembesi, Barelang, Sagulung, Fanindo, Marina dan kawasan sekitarnya.
Saat uji coba pengaliran dilakukan, tim teknis menemukan kebocoran pada jaringan. Kondisi tersebut membuat perbaikan harus kembali dilakukan sebelum jaringan dapat dioperasikan secara penuh.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, yang meninjau langsung lokasi pekerjaan pada Sabtu siang, mengatakan pemulihan layanan air menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
“Tidak boleh ada pembiaran terhadap gangguan layanan dasar. Seluruh tim harus bekerja maksimal, terukur, dan memastikan jaringan aman sebelum aliran dipulihkan. Perbaikan sudah mulai kita lakukan sebenarnya sejak Rabu lalu,” kata Amsakar.
Ia meminta jajaran teknis dan pengelola layanan terus memantau distribusi air hingga tekanan jaringan kembali stabil di seluruh wilayah terdampak.
“Kami memahami kebutuhan masyarakat. Karena itu, setelah pekerjaan selesai, pengaliran dilakukan bertahap agar jaringan tidak kembali mengalami gangguan,” ujarnya.
Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menyampaikan permohonan maaf karena gangguan suplai berlangsung lebih lama dari perencanaan awal.
Menurutnya, meskipun pekerjaan fisik telah selesai, masyarakat masih membutuhkan waktu untuk mendapatkan kembali tekanan air secara normal.
“Saat ini pengaliran air sudah mulai dilakukan secara bertahap. Kami mohon masyarakat tetap bersabar karena proses pemulihan tekanan dan distribusi air membutuhkan waktu agar kondisi jaringan kembali stabil,” kata Denny.
Selama gangguan berlangsung, BP Batam juga menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah terdampak.
BP Batam menyatakan akan terus memantau kondisi jaringan pascaperbaikan dan melakukan evaluasi terhadap kesiapan teknis serta pengawasan pekerjaan guna mencegah gangguan serupa dan meningkatkan kualitas pelayanan air minum.
Dengan rampungnya perbaikan, perhatian kini beralih pada seberapa cepat tekanan dan distribusi air kembali normal di seluruh kawasan yang sebelumnya terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....