Media Bisa Bantu Awasi Program Desa di Kepri
- 31 Agt 2026 06:21 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Bintan - Pengawasan terhadap program pemerintah di desa-desa Kepulauan Riau menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Kondisi geografis Kepri sebagai provinsi kepulauan membuat informasi mengenai pelaksanaan pembangunan, persoalan warga hingga pengelolaan program di desa tidak selalu mudah dijangkau.
Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Kejaksaan Agung RI Reda Manthovani menilai media dapat mengambil peran untuk memperkuat arus informasi dari lapangan sekaligus membantu pengawasan program pemerintah di tingkat desa.
Menurut Reda, media dapat menjadi sumber informasi mengenai persoalan, kendala maupun perkembangan pelaksanaan program yang berlangsung di desa.
“Karakteristik geografis Kepri sebagai provinsi kepulauan menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan sekaligus pengawasan berbagai program pemerintah yang menyentuh masyarakat desa,” kata Reda.
Karena itu, keberadaan Pokja Newsroom Jaga Desa diharapkan tidak berhenti pada penyebarluasan informasi, tetapi turut membantu menghadirkan gambaran mengenai kondisi nyata di lapangan.
Informasi tersebut dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah maupun institusi yang berkepentingan dalam menjalankan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Program Jaga Desa sendiri diarahkan untuk mendorong pendampingan dan literasi hukum bagi aparatur desa, mencegah penyimpangan dalam pengelolaan dana dan aset desa, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan.
Reda mengatakan Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri juga dapat menjadi mitra strategis Kejaksaan bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa.
Pelibatan media menjadi penting karena persoalan di desa tidak selalu berkaitan dengan penegakan hukum. Informasi mengenai kendala pembangunan, pelayanan publik, pengelolaan program hingga potensi desa juga perlu diketahui masyarakat dan pemangku kepentingan.
Ketua Umum ABPEDNAS Ir Indra Utama meminta Pokja yang telah dibentuk segera menjalankan agenda kerjanya dan membangun koordinasi dengan ABPEDNAS Kepri.
“Pokja yang sudah dibentuk ini harus segera menjalankan agenda yang telah ditetapkan dan membangun sinergi dengan ABPEDNAS Kepri,” kata Indra.
Sementara Ketua Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri Rinaldi Samjaya mengatakan media siap mengambil bagian dalam mendukung keterbukaan informasi dan pengawasan partisipatif terhadap program pemerintah di desa.
“SMSI Kepri siap menjalankan tugas yang telah diamanahkan. Kami akan membangun sinergi dengan ABPEDNAS Kepri serta institusi Kejaksaan yang ada di Kepri,” ujarnya.
Rinaldi mengatakan peran media tidak hanya mengangkat persoalan desa, tetapi juga memberikan edukasi hukum serta memperkenalkan capaian dan potensi desa kepada masyarakat luas.
Kerja sama tersebut kemudian diperkuat melalui Perjanjian Kerja Sama antara ABPEDNAS Kepri dan Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri yang ditandatangani Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura dan Rinaldi Samjaya.
Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung penyebarluasan informasi mengenai sejumlah program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan dan program Makan Bergizi Gratis.
Bagi Kepri, kebutuhan terhadap informasi dari desa menjadi semakin penting karena wilayah pemerintahan yang tersebar di pulau-pulau membuat pengawasan tidak dapat hanya mengandalkan mekanisme birokrasi dari tingkat provinsi maupun kabupaten.
Kehadiran media diharapkan dapat memperpendek jarak informasi tersebut—membawa persoalan dari desa ke ruang publik sekaligus menyampaikan informasi mengenai program pemerintah kepada masyarakat.
Namun, peran tersebut juga menuntut media menjaga independensi dan ketelitian dalam menyampaikan informasi. Pengawasan publik akan efektif apabila informasi yang disampaikan berdasarkan fakta lapangan, bukan sekadar menjadi saluran publikasi program pemerintah.
Diketahui, sebelumnua Reda menhadiri pelantikan Kelompok Kerja (Pokja) Newsroom Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepri di Agro Beach Resort, Kabupaten Bintan, Rabu lalu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....