Cetak SDM Unggul, Pendidikan Vokasi Jembatani Kebutuhan Industri dan Akademisi

  • 31 Agt 2026 08:08 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, BATAM - Perkembangan pesat industri di Kota Batam dan Indonesia secara umum di bidang konstruksi, energi terbarukan, serta teknologi digital terus mendorong peningkatan kebutuhan tenaga kerja ahli yang siap pakai. Menjawab tantangan tersebut, pendidikan vokasi hadir membawa peran strategis melalui penguatan porsi praktik dan pengalaman lapangan.

Dalam program siaran Batam Menyapa RRI Batam, Wakil Direktur 3 Politeknik Inovasi Nusantara (Poltevara), Arseto, bersama Wakil Direktur 2 Poltevara, Junani, membeberkan pentingnya integrasi antara akademisi dan kebutuhan dunia kerja industri.

"Data dari Apeknas (Asosiasi Pengusaha Konstruksi) menunjukkan bahwa setiap tahunnya Indonesia masih kekurangan 50% hingga 60% tenaga ahli konstruksi," ujar Arseto.

Banyak pekerja lapangan memiliki keterampilan yang sangat baik, namun kerap terkendala ketiadaan kualifikasi pendidikan tinggi maupun sertifikasi resmi. Kehadiran pendidikan vokasi diharapkan mampu menjembatani kesenjangan tersebut agar SDM lokal mampu bersaing serta menduduki posisi strategis sebagai tenaga ahli.

"Kerja fisik dapat digantikan atau tergeser seiring waktu, Pendidikan tinggi dan sertifikasi adalah bekal penting agar SDM kita tetap mampu bertahan dan bersaing di jenjang karir yang lebih tinggi," pungkas Junani.

Arseto mengungkapkan bahwa Poltevara hadir sebagai Politeknik Konstruksi swasta pertama di Indonesia. Untuk memastikan para lulusan langsung terserap di dunia kerja, Poltevara menerapkan komposisi pembelajaran 70% praktik dan 30% teori. Selain penguatan teknis, transformasi pendidikan ini memadukan kemampuan soft skill, etika profesional, kewirausahaan, hingga penguasaan bahasa asing seperti Bahasa Mandarin. Langkah terintegrasi ini menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan vokasi tidak sekadar mencetak lulusan berijazah, melainkan membentuk SDM unggul yang relevan dengan standar global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....