Memaknai Kemerdekaan Melalui Jiwa Mukti dan Pengendalian Sadripu

  • 27 Agt 2026 12:16 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Menyeimbangkan perayaan kemerdekaan secara fisik dengan pembebasan spiritual menjadi topik utama dalam program siaran Mimbar Agama Hindu yang ditayangkan oleh RRI Batam. Dalam siaran tersebut, narasumber I Gede Somanita mengajak umat Sedarma untuk merenungkan makna kemerdekaan sejati (mahardika) yang berfokus pada pengendalian batin dan nafsu.

Dalam ceramahnya, I Gede Somanita menekankan bahwa kemerdekaan lahiriah yang dinikmati bangsa Indonesia perlu dilengkapi dengan kemerdekaan jiwa (Jiwa Mukti). Ia menjabarkan pentingnya menundukkan enam musuh kegelapan dalam diri manusia yang dikenal sebagai Sadripu:

  • Kama: Nafsu atau keinginan yang tak terkendali.

  • Loba: Keserakahan akan kemewahan materi.

  • Kroda: Kemarahan yang mengaburkan akal sehat.

  • Mada: Kemabukan batin akibat kemewahan, ketampanan, atau jabatan.

  • Moha: Kebingungan dan ketidakmampuan membedakan hal baik dan buruk.

  • Matsyariah: Sifat iri hati dan dengki atas kebahagiaan orang lain.

Menghadapi dinamika kehidupan di Kota Batam yang cepat dan penuh persaingan, Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam gaya hidup materialistis yang dapat memicu stres dan sifat ketidaksenangan (matsyariah). Mengutip kisah Raja Hiranyakasipu dari Bhagawatapurana, ia mengingatkan bahwa kejayaan fisik dan kekuatan mutlak sekalipun akan runtuh jika seseorang gagal mengendalikan ego serta amarah di dalam hatinya.

"Kemerdekaan sejati bukanlah ketika kita bebas berbuat semau kita, melainkan ketika kita memiliki kendali penuh atas diri sendiri dan mampu menundukkan ego." Ungkap I Gede Somanita.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....