Hari Songun (Day of Songun)

  • 25 Agt 2026 08:38 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam – Setiap Tanggal 25 Agustus diperingati sebagai Hari Songun (Day of Songun) setiap tahun di Korea Utara. Hari ini untuk memperingati kebijakan khas Korea Utara yang mengutamakan militer. Hari

Melansir National Today, Hari Songun merupakan salah satu hari peringatan penting di Korea Utara. Meskipun sebagian pihak berpendapat bahwa makna hari ini telah berkurang seiring waktu atau bahwa peringatannya hanya menjadi bagian dari pemujaan terhadap keluarga Kim, sejarah Songun tetap menjadi bagian penting bagi negara tersebut.

Songun berarti "militer sebagai yang utama" (military-first), sebuah prinsip yang pernah menjadi salah satu doktrin pemerintahan Korea Utara selama beberapa dekade. Akar gagasan tersebut dapat ditelusuri hingga perjuangan melawan Jepang pada 1930-an, ketika Kim Il-sung, pendiri Korea Utara, memainkan peran penting dalam gerakan tersebut.

Setelah mengunjungi Divisi Tank ke-105 Ryu Kyong Su di Seoul bersama ayahnya, putra sekaligus penerusnya, Kim Jong-il, kemudian mengembangkan konsep Songun. Divisi tersebut memiliki arti penting dalam sejarah Korea Utara karena terlibat dalam salah satu kemajuan militer penting dari Seoul menuju Taejon (Daejeon) selama Perang Korea.

Dalam kunjungannya ke divisi tank tersebut, Kim Jong-il mengembangkan sistem yang menempatkan militer sebagai prioritas dan mengelompokkan masyarakat ke dalam tiga kelompok besar. Prioritas utama diberikan kepada militer dan Tentara Rakyat Korea (KPA). Ia meyakini bahwa berbagai persoalan dalam masyarakat dapat diatasi dengan memberikan perhatian utama pada urusan militer.

Namun, seiring berjalannya waktu dan di bawah pemerintahan Kim Jong-un, konsep Songun dinilai semakin berkurang pengaruhnya. Hal ini berkaitan dengan upaya menyeimbangkan peran Partai Pekerja Korea (Workers' Party of Korea/WPK) dan Tentara Rakyat Korea (KPA). Pada masa pemerintahan sebelumnya, KPA memiliki posisi yang sangat dominan. Istilah Songun juga kemudian digunakan secara lebih longgar untuk menggambarkan sesuatu yang dianggap "baik".

Seiring menurunnya kondisi kehidupan sebagian anggota militer, Hari Songun pada akhirnya dianggap semakin berfungsi sebagai hari untuk mengenang dan menonjolkan sosok serta warisan Kim Jong-il.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....