Hari Ninoy Aquino di Filipina

  • 21 Agt 2026 08:23 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam – Peringatan internasional lainnya yang juga diperingati pada tanggal 21 Agustus adalah Hari Ninoy Aquino. Peringatan tersebut ditujukan untuk mengenang sosok "Ninoy" Aquino Jr., Senator Benigno yang dikenal karena perjuangannya untuk demokrasi dan kebebasan di Filipina.

Pada tahun 1972, Presiden Ferdinand Marcos memberlakukan darurat militer dengan alasan melindungi negara dari pembangkangan sipil dan komunisme. Akan tetapi kebijakan tersebut diikuti penutupan sejumlah lembaga publik, penangkapan kelompok oposisi, dugaan pelanggaran hak asasi manusia, serta memburuknya kondisi ekonomi.

Aquino menjadi salah satu tokoh yang vokal menentang pemerintahan Marcos dan kemudian dipenjara. Pada 1980, Aquino diperbolehkan pergi ke Amerika Serikat untuk menjalani perawatan medis.

Meski berada di luar negeri, ia tetap memperjuangkan kebebasan dan demokrasi di Filipina. Pada Agustus 1983, Aquino memutuskan kembali ke negaranya menghadapi segala risiko yang mungkin dihadapinya.

Begitu tiba di Bandara Internasional Manila pada 21 Agustus 1983, Aquino ditembak dan tewas seketika.

Peristiwa tersebut memicu kemarahan masyarakat Filipina dan menjadi salah satu rangkaian peristiwa yang berujung pada jatuhnya pemerintahan Marcos. Setelah itu, istri Ninoy Aquino Corazon Aquino naik sebagai presiden menggantikan Marcos.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....