Ketua MPR RI, Muzani Minta Persiapan Venue Porwanas 2027 Lampung Dimatangkan

  • 19 Agt 2026 14:01 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Ketua MPR RI Ahmad Muzani meminta persiapan venue pertandingan dimatangkan sejak dini menjelang pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung.

Pesan itu disampaikan Muzani saat menerima Ketua PWI Lampung Wirahadikusuma bersama jajaran di rumah dinasnya di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Selasa 18 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut membahas kesiapan Lampung sebagai tuan rumah dua agenda nasional insan pers tersebut. Muzani menilai kesiapan fasilitas pertandingan menjadi salah satu hal penting yang harus mendapat perhatian sejak awal.

“Sejak sekarang harus sudah melakukan penataan. Soal Porwanas persiapkan venue, persiapkan dengan baik,” ujar Muzani.

Selain fasilitas olahraga, Muzani mendorong dukungan dunia usaha mulai dikonsolidasikan. Menurutnya, keterlibatan sponsor perlu dipersiapkan lebih awal untuk memperkuat pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027.

Dukungan Muzani terhadap agenda pers tersebut tidak terlepas dari latar belakangnya di dunia jurnalistik. Sebelum terjun ke politik, ia mengawali karier sebagai wartawan Majalah Amanah pada 1989.

Ia juga tercatat sebagai anggota PWI pada periode 1990–1996 dan pernah mengikuti ujian wartawan muda PWI DKI Jakarta pada 1991.

Muzani mengatakan pengalaman sebagai wartawan membentuk pandangannya bahwa profesi jurnalistik bukan sekadar pekerjaan, tetapi memiliki tanggung jawab kepada masyarakat.

Ia mengenang salah satu pertanyaan dalam ujian wartawan yang pernah diikutinya, apa yang harus dilakukan wartawan ketika menemukan kecelakaan saat sedang meliput, membantu korban atau menulis berita terlebih dahulu.

Muzani memilih membantu korban.

“Menjadi wartawan itu bukan sekadar profesi, tapi panggilan hati,” katanya.

Meski kini menjabat Ketua MPR RI, Muzani mengaku tidak merasa benar-benar meninggalkan dunia jurnalistik. Ia menyebut semangat menyampaikan informasi dan menyuarakan kepentingan masyarakat tetap melekat dalam dirinya.

“Saya tidak pernah merasa terpisah dari wartawan. Hati saya sampai sekarang masih wartawan,” ujarnya.

Bagi Muzani, jabatan sebagai Ketua MPR merupakan posisi formal. Sementara nilai-nilai jurnalistik, terutama keberpihakan pada kebenaran dan kepentingan rakyat, tetap menjadi bagian dari dirinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....