MTsN 1 dan RRI Batam Gelar Dialog Bertemakan Merdeka Belajar, Merdeka Berinovasi
- 18 Agt 2026 14:17 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Memaknai Hari Kemerdekaan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan menyiapkan generasi muda yang mampu mengisi kemerdekaan melalui pendidikan.
Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam dialog luar studio Pro 1 RRI Batam bersama MTsN 1 Batam, Selasa, 18 Agustus 2026, dengan tema “Refleksi Hari Kemerdekaan, Merdeka Belajar, Merdeka Berinovasi” dengan 3 narasumber yakni Kepala MTsN 1 Batam, Khairini kemudian Koordinator Program Bakat dan Minat MTsN 1 Batam, Dewi Zulpikah dan terakhir Mentor Program IBB MTsN 1 Batam, Kasmuri.
Dalam paparannya saat dialog, Kepala MTsN 1 Batam, Khairina menjelaskan bahwa merdeka belajar bukan berarti memberikan kebebasan tanpa batas kepada peserta didik. Menurutnya, konsep tersebut lebih diarahkan pada keleluasaan satuan pendidikan dalam menyesuaikan pembelajaran dengan minat, kemampuan, dan potensi siswa.
“Merdeka belajar bukan berarti bebas tanpa aturan, tapi lebih ke otonomi dan fleksibilitas satuan pendidikan untuk mengakomodir anak didiknya sehingga pembelajaran berpusat pada peserta didik atau murid. Jadi, dalam merdeka belajar kita mengakomodir minat, kemampuan, serta potensi murid kita," jelasnya.
Semangat tersebut kemudian diterapkan MTsN 1 Batam melalui sejumlah program pengembangan bakat dan minat siswa. Khairina menyebut terdapat empat program yang saat ini dijalankan, yakni kelas Cendekia, kelas Digital, Ilmu Bahasa dan Budaya atau IBB, serta Kelas Khusus Olahraga atau KKO.
Sementara itu Koordinator Program Bakat dan Minat MTsN 1 Batam, Dewi Zulpikah menjelaskan masing-masing program dirancang untuk menjawab kebutuhan dan potensi siswa. Kelas Cendekia diarahkan bagi siswa yang memiliki potensi di bidang olimpiade dan robotik, KKO untuk bidang olahraga, IBB untuk bahasa, budaya dan public speaking, sementara kelas Digital mengembangkan kemampuan teknologi.
| Baca juga: KUA Batam Kota Gelar Bimbingan Perkawinan |
“Kemudian ada ilmu bahasa dan budaya, dalam program ini anak anak kami diajarkan ilmu dasar public speaking, jurnalistik, podcasting bahkan diajarkan cara berpantun karena kita hidup di tanah melayu. Kemudian tahun 2024 kami kembangkan lagi inovasi kami, lahirlah program keterampilan digital, dalam program ini anak anak kami diajarkan ilmu dasar coding, mendesain website ataupun aplikasi, bahkan mereka bisa menciptakan game secara digital seperti itu, jadi ada 4 program minat bakat yang sudah dijalankan di madrasah kami," ungkap Dewi.
Dewi menambahkan, pengembangan program tersebut berawal dari proses studi tiru dan kemudian dimodifikasi sesuai kebutuhan MTsN 1 Batam. Salah satunya program Ilmu Bahasa dan Budaya yang mengembangkan kemampuan public speaking sekaligus memperkenalkan budaya Melayu kepada peserta didik.
Program tersebut juga ditujukan untuk menjawab persoalan yang sebelumnya dihadapi guru, terutama dalam membangun keberanian siswa untuk tampil di depan publik.
“Jadi program ini sbenarnya adalah jawaban dari keresahan guru guru, contoh kecil saja dulu sulit mendapatkan siswa siswi yang berani tampil di depan publik, tapi alhamdulillah semenjak ada program bakat minat khususnya yang bergabung di IBB yang sekarang ini mereka sudah siap tempur.”
Pelaksanaan program IBB turut didukung mentor yang memberikan pendampingan kepada siswa. Mentor Program IBB MTsN 1 Batam, Kasmuri mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya mengajarkan kemampuan berbicara, tetapi juga membangun kesiapan mental siswa untuk tampil di hadapan orang lain.
“Tentunya sekali lagi anak anak ini memiliki potensi, sudah banyak mereka yang bisa menjadi public speaking, untuk tampil ke depan, dan karena sudah seringnya anak anak tampil ke depan, untuk mereka bicara ke orang lagi sudah tidak grogi, gugup, gemetar. Jadi anak anak sekarang kalo disuruh tampil sudah berkurang groginya, artinya kalo tidak punya siap mental, sebagus apapun konsep itu maka percuma.”
Menurut Kasmuri, pembekalan tersebut penting diberikan sejak jenjang SMP karena dapat menjadi modal bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan mereka pada jenjang pendidikan berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....