MES Batam Diharapkan Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah dan Dukungan bagi UMKM

  • 14 Agt 2026 13:08 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pengembangan ekonomi syariah di Kota Batam dinilai membutuhkan sinergi lintas sektor, terutama dalam memperkuat pemahaman masyarakat dan membuka akses ekonomi bagi pelaku usaha. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Workshop Pasar Modal Syariah dan Pelantikan Pengurus MES Kota Batam periode 2026-2031, Kamis, 13 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau, Kota Batam, tersebut turut menjadi ruang untuk membahas arah pengembangan ekonomi syariah di daerah. Kepengurusan MES yang baru diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi turut mendorong peningkatan literasi di tengah masyarakat.

Ketua Umum MES Provinsi Kepri Muhammad Zulkamirullah mengatakan, pengembangan ekonomi syariah tidak dapat dilakukan oleh satu organisasi saja. Menurutnya, pemerintah daerah dan berbagai pelaku ekonomi perlu terlibat agar ekosistem syariah dapat berkembang lebih luas.

“Untuk mendorong ekonomi syariah ini dibutuhkan dorongan dari pemerintah daerah, pemerintah Kota Batam, didorongkan oleh segi bisnis dari segi Kadin Batam, BP Batam. Tanpa ada kolaborasi ini, kita bicara syariah hanya volumenya kecil,” ujar Zulkamirullah.

Ia juga melihat Batam memiliki potensi besar karena karakter daerah yang terbuka dan menjadi pintu masuk bagi masyarakat dari berbagai negara. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi peluang untuk memperkenalkan konsep ekonomi syariah secara lebih luas.

Namun, Zulkamirullah mengingatkan agar pengembangan ekonomi syariah tetap memperhatikan pemahaman masyarakat. Ia menyebut, penerapan prinsip syariah tidak cukup hanya dengan memberikan label, tetapi perlu didukung pemahaman dan mekanisme yang dapat memastikan penerapannya sesuai ketentuan.

Dalam konteks produk halal, misalnya, ia menilai masih diperlukan keberanian dan kerja sama berbagai pihak untuk memastikan produk yang menggunakan label halal benar-benar memenuhi ketentuan. Karena itu, MES dapat berperan bersama pemerintah daerah dalam membangun pemahaman sekaligus pengawasan sesuai kewenangan masing-masing.

Dari sisi Pemerintah Kota Batam, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Batam Suhar menyampaikan dukungan terhadap penguatan sektor UMKM sebagai bagian dari upaya meningkatkan perekonomian masyarakat. Program tersebut juga masuk dalam lima belas program prioritas Pemerintah Kota Batam.

“Tahun lalu yang sudah kita canangkan UMKM kita berikan modal tanpa bunga sebesar dua puluh juta per UMKM,” ungkap Suhar.

Menurut Suhar, dukungan tersebut terus dilanjutkan pada tahun ini melalui kerja sama dengan sejumlah bank untuk memfasilitasi permodalan UMKM. Dalam skema tersebut, bunga pembiayaan UMKM dibayarkan oleh Pemerintah Kota Batam.

Dukungan terhadap UMKM tersebut dapat berjalan beriringan dengan penguatan literasi ekonomi syariah. Dengan demikian, pelaku usaha tidak hanya memperoleh akses permodalan, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pilihan pembiayaan dan aktivitas usaha yang sesuai dengan prinsip ekonomi syariah.

Ke depan, MES Kota Batam periode 2026-2031 diharapkan mampu memperkuat kolaborasi tersebut, terutama dalam meningkatkan literasi ekonomi syariah dan memperluas pemahaman masyarakat. Langkah itu dinilai penting agar perkembangan ekonomi syariah di Batam tidak berhenti pada sektor keuangan, tetapi turut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....