Ketua Katar Batam Jadi Narasumber Pelatihan Bhabinkamtibmas Polresta Barelang

  • 13 Agt 2026 18:01 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Ketua Karang Taruna Kota Batam sekaligus Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Zul Arif menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Bhabinkamtibmas Polresta Barelang dengan tema Polisi sebagai Penolong Masyarakat pada Kamis 13 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Golden View Hotel Batam dan diikuti oleh jajaran Bhabinkamtibmas seluruh Kelurahan dan Kanit Binmas Polsek se Kota Batam di bawah Polresta Barelang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas Bhabinkamtibmas dalam menjalankan tugas pelayanan dan perlindungan masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di wilayah Kota Batam.

Dalam kegiatan tersebut, Zul Arif menyampaikan materi dengan tema Peran Bhabinkamtibmas dalam Penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kota Batam.

Dalam paparannya, Zul Arif menjelaskan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki posisi yang sangat strategis karena berada langsung di tengah-tengah masyarakat. Selain menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, Bhabinkamtibmas juga dapat menjadi penghubung antara masyarakat yang mengalami permasalahan sosial dengan perangkat pemerintah maupun lembaga pelayanan sosial yang memiliki kewenangan.

“Bhabinkamtibmas adalah salah satu unsur terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, ketika menemukan masyarakat yang mengalami permasalahan sosial, seperti anak terlantar, lansia terlantar, penyandang disabilitas terlantar, orang terlantar, maupun kelompok masyarakat yang membutuhkan pelayanan sosial, diperlukan kemampuan untuk mengidentifikasi dan menghubungkannya dengan layanan yang tepat,” ujar Zul Arif.

Ia menekankan pentingnya koordinasi dan sinergitas lintas sektor dalam penanganan PPKS. Menurutnya, persoalan kesejahteraan sosial tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja, tetapi membutuhkan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, kelurahan, kecamatan, fasilitas kesehatan, dunia usaha, lembaga sosial, serta masyarakat.

“Penanganan PPKS harus dilakukan secara humanis, terkoordinasi dan sesuai kewenangan masing-masing. Bhabinkamtibmas dapat berperan sebagai early detection dan early response ketika menemukan persoalan sosial di wilayah binaannya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Zul Arif juga mengingatkan bahwa penanganan masyarakat yang membutuhkan pelayanan sosial harus mengedepankan pendekatan kemanusiaan, perlindungan, asesmen, rujukan dan rehabilitasi sosial. Langkah tersebut diperlukan agar masyarakat yang membutuhkan pertolongan tidak hanya mendapatkan penanganan sementara, tetapi juga memperoleh pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisinya.

Menurut Zul Arif, konsep “Polisi sebagai Penolong Masyarakat” sangat relevan dengan kebutuhan pelayanan publik saat ini. Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga mampu memberikan pertolongan awal dan mengarahkan masyarakat kepada sumber pelayanan yang tepat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dirbinmas Polda Kepri, Kasatbinmas Polresta Barelang, serta narasumber lainnya dari BPBD Kota Batam.

Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan kemampuan Bhabinkamtibmas dalam memahami dan menangani berbagai persoalan masyarakat semakin meningkat, sehingga dapat memperkuat kehadiran Polri sebagai institusi yang dekat, responsif dan memberikan solusi bagi masyarakat.

Zul Arif juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang sosial, dapat terus diperkuat guna mewujudkan pelayanan masyarakat yang cepat, tepat, humanis dan berkelanjutan di Kota Batam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....