Sejarah Wanita TNI Angkatan Udara (Wara)

  • 12 Agt 2026 11:58 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam – Setiap Tanggal 12 Agustus juga menjadi momentum bersejarah bagi Wanita TNI Angkatan Udara (Wara). Wara dibentuk pada 12 Agustus 1963 sebagai wujud emansipasi wanita di lingkungan TNI Angkatan Udara.

Pada awal dibentuk, anggota Wara terdiri dari kalangan sarjana, sarjana muda, dan lulusan B-1 wanita. Mereka mendapat tugas di bidang administrasi, guru bahasa, kedokteran, serta sebagian di bidang hukum.

Seiring perkembangannya, Wara mulai mendapat tugas yang berkaitan dengan penerbangan. Mereka bertugas mengatur penerbangan melalui menara pengawas lalu lintas udara atau tower.

Pada 1982, Wara mulai dipercaya menjadi penerbang. Hermuntarsih dan Sulastri Baso menjadi dua anggota pertama yang menerbangkan pesawat, kemudian disusul Inana, Veronika, Ratih, Sumartini, dan Endrika.

Selain itu, Wara juga mengembangkan kemampuan di bidang terjun payung dan perbaikan pesawat. Tim terjun payung Wara yang dikenal sebagai Pink Force pernah memecahkan rekor di PON dan mengikuti kejuaraan dunia, termasuk Kejuaraan Dunia Ketepatan Mendarat di Senayan pada 1991.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....