Polibatam Panen Nila Bioflok Berbasis IoT Dukung Ketahanan Pangan
- 08 Agt 2026 07:54 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Politeknik Negeri Batam (Polibatam) melaksanakan panen ikan nila dari kolam bioflok pada Selasa 4 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus tersebut dihadiri Direktur Polibatam bersama Wakil Direktur I, Wakil Direktur II, dan Wakil Direktur III sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan inovasi teknologi terapan, pembelajaran berbasis proyek, serta penguatan ketahanan pangan.
Panen ikan nila ini merupakan bagian dari keberlanjutan Sistem Monitoring dan Kontrol Bioflok yang dikembangkan oleh Jurusan Teknik Elektro Polibatam. Sistem tersebut telah diresmikan pada 20 April 2026 yang ditandai dengan pelepasan bibit ikan nila ke kolam bioflok sebagai awal implementasi teknologi budidaya ikan berbasis digital di lingkungan kampus.
Program ini merupakan pengembangan dari Program BERDIKARI yang mengintegrasikan teknologi digital dalam pengelolaan budidaya perikanan. Melalui inovasi tersebut, proses pemantauan dan pengelolaan kolam menjadi lebih efektif sehingga mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung praktik budidaya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Dengan memanfaatkan teknologi berbasis Internet of Things (IoT), berbagai parameter penting dalam kolam dapat dipantau secara real-time. Sistem ini mampu memonitor kualitas air, suhu, tingkat keasaman (pH), hingga mengendalikan perangkat pendukung secara otomatis. Teknologi tersebut menjadikan proses budidaya ikan lebih efisien, akurat, modern, dan berbasis data.
Selain dimanfaatkan untuk budidaya ikan, kolam bioflok juga difungsikan sebagai living lab bagi mahasiswa. Fasilitas ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan pengujian sensor, sistem kendali, perangkat monitoring, serta berbagai aplikasi IoT secara langsung pada kondisi lapangan yang sebenarnya.
Pemanfaatan living lab tersebut sejalan dengan pendekatan Project Based Learning (PBL) yang menjadi ciri khas pembelajaran vokasi di Polibatam. Melalui metode ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori di ruang kelas, tetapi juga terlibat dalam penyelesaian permasalahan nyata melalui pengembangan teknologi yang dapat diterapkan langsung di masyarakat maupun dunia industri.
Keberhasilan panen ikan nila dari kolam bioflok berbasis IoT menjadi bukti bahwa sinergi antara teknologi, pendidikan, dan ketahanan pangan mampu menghasilkan inovasi yang bermanfaat. Polibatam terus berkomitmen menghadirkan solusi teknologi terapan yang mendukung pembangunan berkelanjutan, meningkatkan kualitas lulusan, serta memperkuat peran perguruan tinggi vokasi sebagai pusat inovasi di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....