Wamendikdasmen Dorong Pendidikan Integrasikan Spiritualitas dan Kearifan Loka

  • 31 Jul 2026 18:44 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah mendorong perubahan pendekatan pendidikan agar tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga membangun kesadaran spiritual, kepedulian lingkungan, dan penghargaan terhadap budaya lokal. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menilai pendekatan tersebut penting untuk menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan global.

Hal itu disampaikan Atip saat menjadi pembicara dalam International Conference on Islam in the Malay World (ICON IMAD XV) bertema Malay-Islamic Eco-Theology and Cultural Resilience in the Multipolar Era: Educational Implications di Bandung.

Menurut Atip, dunia saat ini menghadapi tiga persoalan besar yang saling berkaitan, yakni krisis ekologi akibat perubahan iklim, krisis budaya akibat melemahnya identitas lokal, serta tantangan pendidikan yang masih banyak dipengaruhi pendekatan sekuler-materialistik.

Ia menilai, pendidikan perlu mengambil peran lebih luas dengan menghubungkan ilmu pengetahuan, nilai spiritual, dan kearifan lokal sebagai satu kesatuan.

“Pendidikan harus meletakkan Allah sebagai pusat, manusia sebagai penjaga, dan alam sebagai amanah. Tujuan kita adalah menghasilkan lulusan yang cerdas secara intelektual, spiritual, dan bertanggung jawab secara ekologis,” ujar Atip, Senin, 27 Juli 2026.

Menurutnya, pendidikan di era multipolar tidak cukup hanya mencetak peserta didik yang memiliki kompetensi teknis, tetapi juga harus membentuk karakter yang mampu menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi, nilai kemanusiaan, dan keberlanjutan lingkungan.

Atip mengatakan penguatan nilai lokal dan spiritual dapat menjadi fondasi bagi generasi muda agar tetap memiliki identitas di tengah perubahan global yang semakin cepat.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap sistem pendidikan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya siap menghadapi persaingan dunia, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan ekologis terhadap lingkungan serta masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....