Dispusip: Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi Tahun 2026
- 29 Jul 2026 03:03 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam menggelar Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi bagi Satuan Pendidikan Dasar dan Masyarakat Tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada Selasa dan Rabu di Aula Engku Hamidah, Lantai 4 Kantor Wali Kota Batam, dengan mengusung tema Strategi Membangun Budaya Literasi Menuju Peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat atau IPLM Kota Batam.
Peserta terdiri atas pustakawan sekolah, pengelola perpustakaan kelurahan, serta pengurus Taman Bacaan Masyarakat dari Kecamatan Batam Kota dan Sagulung. Materi disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Moh. Bisri, S.K.M., M.Kes.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, H. Firmansyah, S.Sos., M.Si yang mewakili Wali Kota Batam. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta tidak hanya memahami konsep literasi, tetapi juga menghadirkan aksi nyata untuk meningkatkan nilai IPLM Kota Batam.
"Anak-anak kita sebenarnya sudah melek literasi dari kecil, tapi kalau tidak diarahkan, mereka akan hadir kepada hal-hal yang negatif. Jadi tujuan kita melek literasi, terbangunya budaya literasi kepada hal-hal yang bersifat positif. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim dan memohon ridho Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Kegiatan sosialisasi budaya baca strategi membangun budaya literasi,Menuju Peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat atau IPLM Kota Batam tahun 2026 secara resmi saya nyatakan di buka," ucap Firmansyah.
Berdasarkan data tahun 2025, Provinsi Kepulauan Riau meraih nilai IPLM sebesar 36,04 dan berada di peringkat ke-15 nasional. Sementara itu, Kota Batam memperoleh nilai 12,36, menempati peringkat ketiga di Provinsi Kepulauan Riau setelah Tanjungpinang dan Kabupaten Kepulauan Anambas. Untuk Tingkat Kegemaran Membaca, Batam mencatat nilai 59,45, yang menunjukkan minat baca masyarakat cukup baik, meski penguatan ekosistem literasi masih perlu ditingkatkan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam, Dr. Herman Rozie, S.STP., M.Si., mengatakan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai indikator penilaian IPLM Tahun 2026.
"Adapun kegiatan ini dilaksanakan dengan latar belakang bahwa Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat yang disingkat denganIPLM menjadi salah satu instrumen strategis yang dikembangkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia untuk mengukur tingkat perkembangan literasi masyarakat di setiap daerah. IPLM tahun 2026 memang memiliki perbedaan dalam penghitungan, indikator-indikator pencapaian juga berubah, namun tidak menurunkan semangat kita untuk meningkatkan kekayaan yang ada di KotaBatam," ungkap Herman.
Melalui kolaborasi pemerintah, sekolah, keluarga, komunitas, sektor swasta, dan Relawan Literasi Masyarakat, diharapkan budaya membaca semakin tumbuh di Kota Batam. Dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan Gerakan Indonesia Membaca sebagai program nasional Perpustakaan Nasional RI untuk memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....