Bupati Karimun Minta AMDAL Libatkan Masyarakat Nelayan
- 27 Jul 2026 01:22 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Karimun - Pemerintah Kabupaten Karimun mendorong adanya kajian lingkungan terbaru yang komprehensif terkait rencana aktivitas pengelolaan hasil sedimentasi laut di perairan Karimun. Hal itu disampaikan Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, saat menerima audiensi Aliansi Nelayan Kabupaten Karimun di Rumah Dinas Bupati, Minggu, 26 Juli 2026.
Bupati menilai setiap pemanfaatan ruang laut harus dilakukan melalui pendekatan yang berkelanjutan. Menurutnya, penyusunan kajian lingkungan atau analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) perlu melibatkan nelayan karena mereka memahami kondisi lapangan secara langsung.
"Kami berharap adanya kajian lingkungan terbaru yang benar-benar komprehensif. Sangat penting bagi kita semua agar kajian kelayakan lingkungan tersebut turut melibatkan para nelayan secara langsung, karena mereka yang paling memahami kondisi lapangan serta untuk mengukur secara presisi dampaknya terhadap kelestarian biota laut dan keberlangsungan mata pencaharian pesisir," tambah Bupati.
Perwakilan Aliansi Nelayan Kabupaten Karimun, Raja Atan, mengatakan sebagian besar masyarakat Karimun menggantungkan hidup dari sektor perikanan. "Sebagian besar masyarakat di Karimun adalah nelayan. Kami berhadapan dengan kondisi wilayah laut yang cukup terbatas dan berbatasan langsung dengan jalur internasional. Oleh karena itu, kami menyampaikan aspirasi penolakan terhadap aktivitas sedimentasi karena khawatir ruang tangkap kami akan semakin menyempit. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang bersedia meneruskan suara kami ini," ungkap Raja Atan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....