Karimun Dapat Porsi Terbesar Fabrikasi Proyek FPSO KNH

  • 27 Jul 2026 00:16 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Karimun - Kabupaten Karimun mendapat porsi terbesar dalam pekerjaan fabrikasi Proyek Strategis Nasional Kutei North Hub (KNH) Development Project. Hal itu disampaikan saat peresmian tahap Pemotongan Baja Perdana (First Steel Cut) dan Peletakan Lunas (Keel Laying) lambung kapal untuk modul Topside FPSO Bahtera Haluan Lestari di fasilitas PT Saipem, Kamis, 23 Juli 2026.

Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, menjelaskan dari total beban kerja sekitar 40.000 ton di wilayah Kepulauan Riau, sebanyak 20.000 ton dikerjakan di Karimun. Sementara masing-masing 10.000 ton berada di Batam dan Bintan, dengan proses integrasi akhir dilakukan di Karimun.

"Sebanyak 10 ribu ton ada di Batam, 10 ribu ton di Bintan, dan 20 ribu ton ada di sini, di Karimun. Nanti ramuan terakhir (integrasi final) dipadu di Kabupaten Karimun. Secara serapan, PT Saipem telah memprioritaskan sekitar 68 hingga 75 persen untuk anak-anak lokal kita. Namun, ini tentu harus dibarengi dengan skill, kompetensi, dan sertifikasi," paparnya.

Proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari merupakan bagian dari KNH Development Project dengan nilai investasi USD 2,9 miliar dari total valuasi proyek sebesar USD 11,8 miliar. Infrastruktur tersebut dirancang beroperasi di perairan laut dalam Selat Makassar dengan target onstream pada kuartal IV 2028, serta diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional melalui kapasitas produksi gas 1.000 MMSCFD dan kondensat 80.000 BCPD.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....