Proyek FPSO di Karimun Buka Peluang 8.000 Tenaga Kerja

  • 27 Jul 2026 00:01 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Karimun - Pemerintah Kabupaten Karimun memastikan kehadiran Proyek Strategis Nasional (PSN) Kutei North Hub (KNH) Development Project menjadi peluang besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal itu menyusul peresmian tahap Pemotongan Baja Perdana (First Steel Cut) dan Peletakan Lunas (Keel Laying) lambung kapal untuk modul Topside FPSO Bahtera Haluan Lestari di fasilitas PT Saipem, Kamis, 23 Juli 2026.

Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, mengatakan proyek bernilai USD 2,9 miliar tersebut diperkirakan membutuhkan lebih kurang 8.000 tenaga kerja. Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan agar masyarakat Karimun memperoleh manfaat langsung melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

"Hari ini adalah sebuah kebanggaan bagi kita, ada tambahan proyek luar biasa besar. Kebutuhan tenaga kerjanya mencapai lebih kurang 8.000 orang. Ini adalah the big opportunity, kesempatan besar bagi Karimun untuk maju dan berkembang. Pekerjaan ini harus menjadi peluang nyata bagi anak-anak dan abang-abang kita di sini," tegas Ing. H. Iskandarsyah.

Untuk mendukung kebutuhan industri, pemerintah daerah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan program pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Program tersebut ditujukan bagi lulusan SMA dan SMK agar memiliki keterampilan, kompetensi, dan sertifikasi sesuai standar industri minyak dan gas internasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....