Wadan Kodaeral IV Perkuat Peran Danposal dan Babinpotmar Maritim

  • 23 Jul 2026 09:44 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Wakil Komandan Kodaeral IV, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Ketut Budiantara, S.E., M.Han., memberikan pengarahan kepada seluruh Komandan Pos TNI AL (Danposal), Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar), serta calon Danposal dan Babinpotmar baru di Markas Komando Satuan Pertahanan Pantai (Sathantai) Kodaeral IV, Rabu 22 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan personel teritorial maritim dalam menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia.

Pengarahan tersebut turut dihadiri Inspektur (Ir) Kodaeral IV, Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli), Asisten Intelijen (Asintel), Asisten Potensi Maritim (Aster) Dankodaeral IV, Komandan Polisi Militer (Danpom) Kodaeral IV, Komandan Sathantai (Dansathantai), serta Komandan Detasemen Intelijen (Danden Intel) Kodaeral IV. Kehadiran para pejabat utama mencerminkan komitmen pembinaan terpadu bagi personel yang bertugas di kawasan pesisir dan pulau-pulau terluar.

Dalam arahannya, Wadan Kodaeral IV menegaskan bahwa Danposal dan Babinpotmar merupakan ujung tombak TNI Angkatan Laut dalam melaksanakan pembinaan potensi maritim. Selain menjalankan fungsi deteksi dini dan pengumpulan informasi, mereka juga memiliki peran penting dalam membangun komunikasi sosial dengan masyarakat pesisir sebagai bagian dari sistem pertahanan negara.

Laksma TNI Ketut Budiantara menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, loyalitas, dan kepekaan terhadap setiap perkembangan situasi di wilayah penugasan. Menurutnya, personel Pos TNI AL harus mampu membaca dinamika keamanan maritim, termasuk potensi pelanggaran hukum di laut seperti penyelundupan, penangkapan ikan ilegal, hingga ancaman terhadap kedaulatan negara.

Kepada calon Danposal dan Babinpotmar yang akan bertugas, Wadan Kodaeral IV berpesan agar segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah masing-masing. Mereka juga diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, nelayan, tokoh masyarakat, serta seluruh komponen bangsa untuk menciptakan situasi maritim yang aman, tertib, dan kondusif.

Selain menjadi ajang pembinaan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum evaluasi dan penyamaan persepsi terkait pelaksanaan tugas di lapangan. Melalui diskusi dan arahan tersebut, diharapkan setiap Pos TNI AL dan Babinpotmar dapat mengoptimalkan fungsi pembinaan wilayah pertahanan laut, meningkatkan kewaspadaan, serta mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan potensi ancaman di wilayah kerja.

Kodaeral IV terus berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di jajaran teritorial maritim sebagai langkah strategis dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan wilayah kerja yang mencakup kawasan perairan strategis di Kepulauan Riau dan sekitarnya, penguatan kompetensi Danposal dan Babinpotmar menjadi faktor penting dalam mendukung keamanan laut, keselamatan pelayaran, serta perlindungan kepentingan nasional di wilayah perbatasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....