Batam Jadi Titik Penguatan Perlindungan Pelaut Indonesia di Malaysia
- 19 Jul 2026 21:37 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kota Batam dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan Workshop Pelindungan Pelaut dan Pencegahan Permasalahan Kapal Indonesia di Malaysia karena posisinya yang strategis sebagai pintu gerbang pelayaran internasional yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura, Kamis, 16 Juli 2026.
Forum tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari Indonesia maupun Malaysia untuk membahas tantangan perlindungan pelaut serta kepatuhan kapal terhadap aturan keselamatan pelayaran.
Kegiatan ini juga menjadi sarana meningkatkan pemahaman pelaut mengenai hak, kewajiban, keselamatan kerja, hingga pentingnya mengikuti prosedur resmi sebelum bekerja di luar negeri.
Selain membahas perlindungan pekerja migran sektor maritim, workshop turut mengulas penyebab kapal Indonesia menghadapi permasalahan administrasi maupun keselamatan saat memasuki wilayah Malaysia.
Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan Samsudin menegaskan bahwa perlindungan pelaut tidak dapat dipisahkan dari kepatuhan kapal terhadap seluruh ketentuan pelayaran.
"Workshop hari ini menjadi sangat penting karena akan mempertemukan dua hal yang tidak dapat dipisahkan yaitu perlindungan pelaut dan kepatuhan kapal."
Ia menjelaskan kapal yang memenuhi standar keselamatan tetap membutuhkan awak kapal yang kompeten, memiliki dokumen sah, serta ditempatkan melalui prosedur resmi agar seluruh hak pelaut dapat dijamin apabila terjadi persoalan.
Melalui forum tersebut diharapkan lahir rekomendasi konkret yang mampu memperkuat koordinasi Indonesia dan Malaysia dalam melindungi pelaut Indonesia sekaligus mencegah permasalahan kapal sejak sebelum keberangkatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....