Mahasiswa Kedokteran UNIBA Siapkan Fogging Cegah DBD, DPRD Batam Beri Dukungan
- 18 Jul 2026 10:14 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batam mendapat dukungan dari DPRD Kota Batam. Dukungan tersebut disampaikan Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Muhammad Yunus Muda, saat menerima audiensi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Batam (UNIBA) di Gedung DPRD Kota Batam, Kamis, 16 Juli 2026.
Pertemuan itu membahas rencana kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dijalankan mahasiswa selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan fogging di kawasan Tembesi Sidomulyo, Kecamatan Sagulung, yang dinilai memiliki potensi tinggi terhadap penyebaran DBD.
Gagasan tersebut muncul setelah mahasiswa melakukan survei lapangan di lokasi KKN. Dari hasil pemetaan yang dilakukan, wilayah tersebut dinilai memerlukan langkah cepat untuk mengurangi risiko penularan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti.
“Hasil survei kami menunjukkan kawasan tersebut sangat rawan terhadap ancaman DBD. Untuk itulah kami akan menggelar kegiatan fogging guna membasmi nyamuk Aedes aegypti di kawasan tersebut,” ujar perwakilan mahasiswa.
Menanggapi rencana tersebut, Muhammad Yunus Muda menilai inisiatif mahasiswa merupakan bentuk kepedulian yang patut diapresiasi. Menurutnya, keterlibatan kalangan akademisi dalam persoalan kesehatan lingkungan dapat menjadi pelengkap berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah.
Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan fogging tidak dilakukan secara terpisah dari program pemerintah. Koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Batam, khususnya Puskesmas yang membawahi wilayah Tembesi Sidomulyo, dinilai penting agar kegiatan berlangsung lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Agar nanti dapat disinkronkan dengan kegiatan yang sama di Dinas Kesehatan, terutama Puskesmas setempat. Dengan begitu pelaksanaannya akan lebih terarah dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain pengasapan, Muhammad Yunus Muda menilai upaya pengendalian DBD perlu dibarengi dengan edukasi kepada masyarakat mengenai pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serta penerapan pola hidup bersih dan sehat. Langkah tersebut dinilai lebih berkelanjutan dalam menekan angka kasus DBD dibanding mengandalkan fogging semata.
Ia berharap mahasiswa Fakultas Kedokteran UNIBA terus menghadirkan program-program yang menjawab persoalan di tengah masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci dalam memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan warga Batam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....