Sejarah Hari Harapan International

  • 13 Jul 2026 08:05 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam – Setiap 12 Juli di peringati sebagai Hari harapan International,peringatan ini sebagai momentum untuk menegaskan pentingnya harapan dalam membangun dunia yang lebih damai, inklusif, dan berkelanjutan.

Peringatan yang ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini lahir di tengah berbagai tantangan global, mulai dari konflik, kesenjangan sosial, hingga krisis ekonomi dan lingkungan, yang membutuhkan nilai-nilai pemersatu bagi masyarakat dunia.

Melalui Hari Harapan Internasional, PBB mengajak pemerintah, organisasi, komunitas, dan masyarakat untuk menumbuhkan budaya yang memberi ruang bagi harapan melalui pendidikan, kampanye kesadaran, aksi sosial, serta penguatan nilai empati, toleransi, pengampunan, dan rekonsiliasi. Harapannya, langkah-langkah tersebut dapat memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya kehidupan yang lebih harmonis.

Peringatan ini juga didukung oleh berbagai temuan ilmiah yang menunjukkan bahwa harapan memiliki manfaat nyata bagi kesehatan mental dan fisik. Sejumlah penelitian menemukan bahwa individu dengan tingkat harapan yang tinggi cenderung lebih mampu mengatasi stres, memiliki risiko lebih rendah mengalami depresi dan kecemasan, serta lebih termotivasi dalam mencapai tujuan hidup. Bahkan, pada beberapa kondisi penyakit kronis, harapan dikaitkan dengan kepatuhan pengobatan yang lebih baik dan kualitas hidup yang lebih tinggi.

Melalui Hari Harapan Internasional, PBB ingin mengingatkan bahwa harapan bukan sekadar perasaan optimistis, melainkan kekuatan yang dapat mendorong perubahan positif, mempererat solidaritas, dan membantu masyarakat menghadapi tantangan bersama demi masa depan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....