Danlanud Hang Nadim Hadiri Peletakan Batu Pertama Tugu Raja Ali YDM V
- 13 Jul 2026 07:23 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim, Letkol Pnb Indra Alexander Yosef Lessy, M.M.D.S., menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan Tugu Bundaran Raja Ali–Marhum Pulau Bayan Yang Dipertuan Muda (YDM) V di Bundaran menuju Bandara Hang Nadim, Batam, Jumat 10 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan monumen yang diharapkan menjadi ikon baru sekaligus simbol penghormatan terhadap sejarah dan budaya Melayu di Provinsi Kepulauan Riau.
Peletakan batu pertama ini menjadi momentum penting dalam upaya melestarikan warisan sejarah para tokoh Melayu yang memiliki peran besar dalam perjalanan peradaban di Kepulauan Riau. Tugu tersebut dirancang tidak hanya sebagai landmark kawasan strategis menuju Bandara Hang Nadim, tetapi juga sebagai media edukasi bagi masyarakat dan generasi muda agar semakin mengenal nilai-nilai perjuangan, kepemimpinan, dan kearifan lokal yang diwariskan para pendahulu.
| Baca juga: Info Cuaca Batam - Jumat, 10 Juli 2026 |
Kehadiran Letkol Pnb Indra Alexander Yosef Lessy dalam kegiatan ini mencerminkan dukungan TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud Hang Nadim, terhadap berbagai program pelestarian sejarah dan budaya daerah. Dukungan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen TNI AU dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga identitas budaya Kepulauan Riau.
Pembangunan Tugu Bundaran Raja Ali–Marhum Pulau Bayan YDM V diharapkan mampu memperkuat citra Batam sebagai daerah yang tidak hanya berkembang sebagai pusat industri, perdagangan, dan investasi, tetapi juga memiliki kekayaan sejarah serta budaya Melayu yang patut dijaga. Keberadaan monumen ini nantinya diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun wisatawan yang memasuki Kota Batam melalui Bandara Hang Nadim.
| Baca juga: Info Cuaca Batam - Kamis, 9 Juli 2026 |
Raja Ali sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Kesultanan Riau-Lingga dikenal memiliki kontribusi besar dalam perkembangan pemerintahan dan kebudayaan Melayu. Penghormatan terhadap tokoh-tokoh sejarah melalui pembangunan monumen dinilai menjadi langkah strategis untuk menanamkan rasa bangga terhadap identitas daerah sekaligus memperkuat nilai persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
Selain menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah, pembangunan tugu ini juga mendukung pengembangan ruang publik yang memiliki nilai edukatif dan estetika. Pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga mampu mengangkat nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan dan berkarakter.
Melalui partisipasinya dalam kegiatan tersebut, Lanud Hang Nadim kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Sinergi antara TNI AU, pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin erat demi menjaga kelestarian sejarah, memperkuat budaya lokal, serta menciptakan suasana yang harmonis, aman, dan kondusif di Provinsi Kepulauan Riau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....