LAM Batam Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya Melayu di Tengah Modernisasi

  • 08 Jul 2026 09:32 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pelestarian budaya Melayu dinilai harus berjalan seiring dengan pesatnya pembangunan Kota Batam sebagai kawasan industri, perdagangan, dan investasi. Pesan tersebut mengemuka dalam pembukaan Kenduri Seni Melayu Kota Batam yang digelar Jum'at, 3 Juli 2026, di Dataran Engku Puteri.

Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Kota Batam, Dato' Wira Setia Utama YM. H. Raja Muhammad Amin, mengatakan keberlangsungan Kenduri Seni Melayu selama puluhan tahun menunjukkan adanya komitmen bersama untuk mempertahankan identitas budaya Melayu di tengah perubahan zaman. Menurutnya, budaya harus tetap hidup sebagai bagian dari kehidupan masyarakat, bukan sekadar ditampilkan dalam sebuah festival.

Ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang terus memberikan ruang bagi penyelenggaraan Kenduri Seni Melayu. Keberlanjutan kegiatan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pembangunan Batam tidak hanya berorientasi pada sektor ekonomi, tetapi juga memperhatikan pelestarian budaya daerah.

"Mari kita sama-sama menjaga, melestarikan budaya Melayu yang kita cintai ini. Terima kasih Pak Wali, Bu Wakil dan kita harapkan acara ini tidak berhenti dan akan terus lanjut bahkan mungkin kalaupun kita sudah tidak ada di Batam lagi," ujar Raja Muhammad Amin.

Menurutnya, masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga warisan budaya agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya. Pelestarian budaya tidak cukup dilakukan oleh pemerintah atau lembaga adat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa budaya Melayu mengandung nilai-nilai kehidupan yang masih relevan hingga saat ini, termasuk semangat belajar, bekerja keras, dan menjaga marwah diri.

"Apa tanda Melayu berakal? Ilmu dituntut menjadi bekal. Apa tanda Melayu berilmu? Bekerja keras tiada jemu," katanya.

Raja Muhammad Amin berharap Kenduri Seni Melayu dapat menjadi media pembelajaran budaya bagi masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga nilai-nilai adat tetap diwariskan di tengah derasnya arus modernisasi.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan Batam akan semakin lengkap apabila mampu diiringi dengan terjaganya identitas budaya yang menjadi ciri khas daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....