Seleksi Bintara PK AU 2026 di Batam Utamakan Integritas dan Potensi Casis
- 04 Jul 2026 05:47 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Proses seleksi Calon Siswa (Casis) Bintara Prajurit Karier (PK) A-58 Gelombang II Tahun Anggaran 2026 terus berlanjut. Salah satu tahapan penting, yakni tes psikologi, dilaksanakan oleh Lanud Hang Nadim di SMA Negeri 3 Batam, Kamis 2 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian seleksi untuk menjaring calon prajurit TNI Angkatan Udara yang memiliki kualitas unggul, baik dari sisi intelektual maupun kepribadian.
Tes psikologi bertujuan mengukur berbagai aspek yang dibutuhkan seorang prajurit, mulai dari tingkat kecerdasan, kemampuan berpikir, daya nalar, hingga kepribadian, stabilitas emosi, dan karakter peserta. Hasil dari tes tersebut akan menjadi salah satu indikator utama dalam menentukan kesiapan para casis untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Selama pelaksanaan tes, seluruh peserta mengikuti rangkaian ujian dengan tertib sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Panitia pengawas memastikan setiap proses berjalan aman, lancar, dan sesuai prosedur sehingga seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Lanud Hang Nadim menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit TNI Angkatan Udara dilaksanakan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel. Seluruh tahapan seleksi bebas dari praktik percaloan, pungutan liar, maupun intervensi dari pihak mana pun. Dengan demikian, kelulusan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan dan hasil yang diperoleh pada setiap tahapan seleksi.
Selain itu, masyarakat dan para peserta juga diimbau agar tidak mudah percaya kepada oknum yang mengatasnamakan panitia atau pihak tertentu dengan menjanjikan kelulusan melalui imbalan uang maupun bentuk lainnya. TNI Angkatan Udara menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan prajurit tidak dipungut biaya alias gratis.
Seleksi Bintara PK merupakan salah satu jalur pembinaan sumber daya manusia TNI Angkatan Udara untuk mencetak prajurit yang profesional, tangguh, serta memiliki integritas tinggi. Selain tes psikologi, peserta juga akan menjalani sejumlah tahapan lain seperti pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, mental ideologi, dan wawancara sebelum ditetapkan sebagai calon prajurit yang lolos.
Melalui proses seleksi yang ketat dan transparan, diharapkan lahir prajurit-prajurit TNI Angkatan Udara yang mampu menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia serta siap menghadapi berbagai tantangan pertahanan di masa depan. Lanud Hang Nadim pun berkomitmen terus mendukung pelaksanaan seleksi yang bersih, jujur, dan berintegritas demi menghasilkan sumber daya manusia pertahanan yang berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....