40 Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas di Karimun Terima Santunan

  • 01 Jul 2026 15:34 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Sebanyak 40 anak yatim dan penyandang disabilitas di Kabupaten Karimun menerima santunan melalui program Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah/2026 M. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian sosial untuk meringankan beban penerima sekaligus memperkuat semangat inklusivitas di tengah masyarakat.

Program yang mengusung tema "Pesan Inklusif dari Jiwa Anak Untuk Negeri" dengan tagline "Menebar Maslahat, Menguatkan Umat" itu berlangsung di Masjid Besar Baitul Karim, Kecamatan Karimun, Selasa, 30 Juni 2026. Penyaluran bantuan difasilitasi oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karimun dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, hingga komunitas sosial.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, Drs. H. Riadul Afkar, menilai kepedulian terhadap kelompok rentan merupakan bagian penting dari implementasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, kegiatan berbagi seperti ini menjadi sarana memperkuat rasa kebersamaan sekaligus meningkatkan kepedulian antarwarga.

"Semoga kegiatan ini menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi dan menjadi keberkahan bagi penerima manfaat. Kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas merupakan bentuk nyata dalam menebarkan maslahat di tengah masyarakat," ungkapnya.

Pelaksanaan program tersebut didukung oleh partisipasi berbagai lembaga dan masyarakat yang menghimpun donasi dalam bentuk uang tunai maupun kebutuhan pokok. Dana sebesar Rp6.650.000 berhasil dikumpulkan dari sejumlah pihak, di antaranya BRK Syariah, KUA Kecamatan Karimun, BKMT, Permata, masjid-masjid di Kecamatan Karimun, pemerintah kelurahan, Dharma Wanita Rutan Karimun, serta para donatur perorangan. Selain itu, Polsek Tanjung Balai Karimun turut menyalurkan lima paket sembako berupa beras.

Kepala KUA Kecamatan Karimun, H. Selinah, menjelaskan bahwa seluruh bantuan yang terkumpul disalurkan kepada 39 anak yatim dan satu penyandang disabilitas yang berasal dari Kecamatan Karimun dan Kecamatan Selat Gelam. Penyaluran dilakukan dengan harapan bantuan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi para penerima.

Melalui program tersebut, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat. Kolaborasi antara instansi pemerintah, lembaga keagamaan, organisasi sosial, serta masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan memperluas manfaat bagi warga yang membutuhkan di Kabupaten Karimun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....