Frederick Lorz Didiskualifikasi, Thomas Hicks Menang Setelah Diberi Strychnine

  • 30 Jun 2026 20:53 WIB
  •  Batam

Bagian 2

RRI.CO.ID, Batam - Kondisi lintasan yang berat mulai memakan korban sejak awal maraton Olimpiade St. Louis 1904. Sejumlah pelari unggulan gagal menyelesaikan perlombaan akibat cuaca panas, debu, dan kelelahan.

John Lordan, juara Boston Marathon 1903, mengundurkan diri setelah menempuh sekitar 16 kilometer karena jatuh sakit.

Sementara itu, Sam Mellor, pemenang Boston Marathon 1902, sempat memimpin lomba hingga titik tengah. Namun, debu yang memenuhi lintasan membuatnya kehilangan arah. Ia akhirnya menghentikan perlombaan setelah menempuh sekitar 23 kilometer.

Pelari Amerika lainnya, William Garcia, ditemukan tidak sadarkan diri di tepi lintasan. Menurut artikel Wikipedia, ia mengalami cedera serius pada organ dalam akibat menghirup debu yang beterbangan dari kendaraan milik panitia.

Orang pertama yang mencapai garis finis adalah Frederick Lorz, dengan catatan waktu tiga jam 13 menit.

Lorz sempat disambut sebagai juara. Ia bahkan berfoto bersama Alice Roosevelt, putri Presiden Amerika Serikat saat itu, Theodore Roosevelt. Alice telah memasangkan karangan bunga di kepala Lorz dan bersiap menyerahkan medali emas.

Namun, sejumlah penonton kemudian melaporkan bahwa Lorz tidak menyelesaikan seluruh lintasan dengan berlari.

Lorz mengaku berhenti setelah menempuh sekitar sembilan mil karena mengalami kram. Ia kemudian menumpang sebuah mobil menuju stadion sambil melambaikan tangan kepada penonton dan peserta lain. Ketika mobil itu mogok di sekitar mil ke-19, ia kembali berlari hingga garis finis.

Saat dihadapkan kepada panitia, Lorz langsung mengakui tindakannya. Ia mengatakan bahwa perbuatannya hanya dimaksudkan sebagai lelucon.

Amateur Athletic Union (AAU) kemudian menjatuhkan larangan bertanding seumur hidup kepada Lorz. Hukuman itu dikurangi menjadi enam bulan pada Februari 1905 setelah ia menyampaikan permintaan maaf secara resmi dan dinilai tidak berniat melakukan penipuan. Pada tahun yang sama, Lorz kemudian menjuarai Boston Marathon.

Setelah Lorz didiskualifikasi, medali emas diberikan kepada Thomas Hicks.

Menjelang akhir perlombaan, Hicks beberapa kali berusaha berhenti dan berbaring sehingga harus dicegah oleh para pelatihnya. Sejak saat itu hingga garis finis, ia menerima beberapa dosis strychnine yang dicampur dengan brendi dan putih telur.

Menurut artikel Wikipedia, penggunaan strychnine tersebut merupakan penggunaan obat peningkat performa paling awal yang tercatat dalam Olimpiade modern.

Dilansir dari Wikipedia, Hicks terus melanjutkan lomba sambil mengalami halusinasi dan hampir tidak mampu berjalan. Ketika memasuki stadion, tim pendukungnya mengangkat tubuh Hicks melewati garis finis sambil menopangnya, sementara kedua kakinya masih bergerak seolah masih berlari.

Setelah perlombaan usai, Hicks dibawa keluar lintasan menggunakan tandu. Artikel tersebut menyebut ia kemungkinan meninggal di stadion apabila tidak segera ditangani oleh empat dokter. Selama lomba, berat badannya juga berkurang sekitar 3,6 kilogram.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....