Kasus “Hantu Greenbrier”: Kesaksian dari Alam Gaib yang Mengguncang Pengadilan AS
- 30 Jun 2026 20:49 WIB
- Batam
Bagian 1
RRI.CO.ID, Batam - Kasus “Greenbrier Ghost” menjadi salah satu peristiwa paling unik dalam sejarah peradilan Amerika Serikat, karena untuk pertama kalinya kesaksian yang dikaitkan dengan “hantu” korban disebut-sebut turut berperan dalam pengungkapan kasus pembunuhan di pengadilan.
Peristiwa ini berawal dari kematian seorang perempuan muda bernama Elva Zona Heaster Shue di Greenbrier County, Virginia Barat, pada tahun 1897. Awalnya, kematiannya dinyatakan sebagai akibat alami oleh koroner. Namun, kasus tersebut kemudian berubah drastis setelah ibu korban, Mary Jane Heaster, mengaku menerima pesan dari arwah putrinya melalui sebuah pemanggilan roh. Dalam pengakuan itu, Zona disebut-sebut menyatakan bahwa ia dibunuh oleh suaminya, Edward Shue, dengan cara dipatahkan lehernya.
Zona Heaster bertemu Edward Stribbling Trout Shue pada Oktober 1896, dan keduanya segera menikah. Pada 23 Januari 1897, Zona ditemukan tewas di rumahnya. Sehari kemudian, ia dimakamkan di pemakaman lokal yang kini dikenal sebagai Soule Chapel Methodist Cemetery. Meski hasil awal menyebut kematian karena penyakit jantung, kecurigaan mulai muncul di masyarakat setempat.
Dorongan dari klaim Mary Jane Heaster membuat jaksa penuntut John Alfred Preston meninjau kembali kasus tersebut. Meskipun belum jelas apakah ia mempercayai cerita tentang “hantu”, Preston memerintahkan penyelidikan ulang terhadap sejumlah saksi dan membuka kemungkinan adanya kesalahan dalam pemeriksaan awal. Pemeriksaan ulang kemudian dilakukan, termasuk autopsi terhadap jenazah Zona yang telah digali kembali. Hasilnya menunjukkan adanya kerusakan serius pada leher korban, termasuk dugaan kuat bahwa ia dicekik dan lehernya patah.
Temuan tersebut cukup untuk membawa Edward Shue ke meja hijau dengan tuduhan pembunuhan terhadap istrinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....