Richard Lindon dan Perkembangan Bola Rugby Modern
- 30 Jun 2026 20:43 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Richard Lindon (30 Juni 1816 – 10 Juni 1887) adalah seorang pekerja kulit asal Inggris yang berperan penting dalam perkembangan bola rugby modern melalui inovasinya pada struktur bola, termasuk penggunaan bladder karet dan pompa udara.
Lindon lahir di Clifton-upon-Dunsmore, dekat Rugby, Inggris. Ia kemudian menetap dan membuka usaha di 6/6a Lawrence Sheriff Street, tepat di seberang Rugby School. Sebagai pembuat sepatu dan bot, ia memasok kebutuhan masyarakat setempat, termasuk guru dan siswa sekolah tersebut.
Pada masa itu, bola yang digunakan belum berbentuk bulat sempurna, melainkan cenderung menyerupai bentuk buah plum. Hal ini disebabkan penggunaan kandung kemih babi yang ditiup melalui batang pipa tanah liat, kemudian dibungkus kulit yang dijahit. Bentuk akhir bola sangat bergantung pada ukuran dan bentuk kandung kemih yang digunakan.
Sekitar tahun 1849, Lindon mulai menerima permintaan dari siswa Rugby School untuk membuat bola dalam jumlah besar. Ia dan istrinya bekerja keras memenuhi permintaan tersebut. Istrinya, Rebecca Lindon, diketahui membantu proses pengisian kandung kemih babi, meski pekerjaan tersebut berisiko karena kondisi kesehatan hewan dapat memengaruhi manusia yang menanganinya, dan ia kemudian jatuh sakit hingga meninggal.
Pada sekitar tahun 1862, Lindon mencari alternatif yang lebih aman dan menemukan penggunaan karet India sebagai pengganti kandung kemih babi. Namun, karena karet tersebut sulit ditiup dengan mulut, ia mengembangkan pompa udara berbahan kuningan yang terinspirasi dari alat medis. Inovasi ini kemudian dipamerkan di London dan mendapatkan penghargaan.
Perkembangan ini memungkinkan pembuatan bola yang lebih bulat, meskipun masih memiliki “tombol” di kedua ujungnya untuk menahan jahitan. Desain ini kemudian berkembang lebih lanjut menjadi bola tanpa tombol yang mulai populer pada tahun 1880-an. Namun, Rugby School tetap menginginkan bentuk bola yang lebih oval untuk membedakan permainan rugby dari sepak bola asosiasi, sehingga Lindon mengembangkan desain empat panel yang menghasilkan bentuk bola lebih menyerupai telur.
Pada tahun 1861, Lindon diakui sebagai pembuat bola utama untuk Rugby School serta beberapa universitas ternama seperti Oxford, Cambridge, dan Dublin. Produksi bola buatannya digunakan secara luas selama beberapa dekade oleh dirinya dan kemudian oleh putranya.
Richard Lindon tidak mematenkan inovasi bola, bladder, maupun pompanya. Ia meninggal pada 10 Juni 1887 di rumahnya sendiri di Rugby. Warisannya tetap hidup melalui desain awal bola rugby yang menjadi dasar standar modern olahraga tersebut dan tersimpan dalam koleksi sejarah Rugby School, termasuk contoh bola awal yang dianggap sebagai salah satu artefak tertua dalam perkembangan permainan rugby.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....